Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem

suara.com
9 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • BMKG memonitor bibit siklon tropis 90S di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah yang berpotensi menjadi badai.
  • Bibit siklon 90S bergerak ke timur menuju selatan NTB, memiliki tekanan 998 hPa dan angin 35 knot.
  • Kombinasi dua bibit siklon dan gelombang atmosfer meningkatkan potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan serius mengenai kemunculan bibit siklon tropis 90S yang saat ini terpantau berada di perairan Samudera Hindia, tepatnya di sebelah selatan Jawa Tengah.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, sistem ini menunjukkan peningkatan intensitas yang signifikan dan memiliki peluang sangat tinggi untuk berkembang menjadi badai tropis dalam waktu dekat.

Fenomena ini diprediksi akan membawa dampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi, Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto, memberikan konfirmasi mengenai perkembangan sistem cuaca ini dari Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Bibit siklon tropis 90S berpeluang tinggi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan," kata Ari Wibianto, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (4/3/2026).

Laporan teknis dari Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta menunjukkan bahwa bibit siklon tropis 90S saat ini memiliki tekanan udara di pusatnya sebesar 998 hectopascal (hPa).

Selain tekanan udara yang rendah, sistem ini juga mencatatkan kecepatan angin maksimum yang telah mencapai 35 knot.

Kekuatan angin ini menjadi indikator kuat bahwa sistem tersebut sedang mengalami proses penguatan yang intensif di atas permukaan laut yang hangat di Samudera Hindia.

Pergerakan bibit siklon 90S terpantau terus bergeser ke arah timur. Berdasarkan pemodelan cuaca, sistem ini diprediksi akan bergerak mendekati wilayah perairan selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode Kamis malam hingga Jumat dini hari.

Baca Juga: Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Meskipun arah pergerakannya menuju timur, pengaruhnya terhadap pola angin dan distribusi awan hujan dapat mencakup area yang lebih luas di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa hingga Kepulauan Nusa Tenggara.

Meskipun terdapat ancaman dari bibit siklon tersebut, kondisi cuaca di wilayah NTB saat ini dilaporkan masih relatif kondusif.

Berdasarkan pengamatan visual dan instrumen, langit di wilayah tersebut terpantau cerah hingga berawan. Hal ini terjadi meskipun terdapat dua bibit siklon tropis sekaligus yang sedang aktif di Samudera Hindia, yakni bibit siklon 90S dan bibit siklon 93S.

Perbedaan kondisi cuaca yang masih tenang di NTB saat ini dijelaskan oleh posisi geografis kedua bibit siklon tersebut. Bibit siklon 90S masih berada di selatan Jawa Tengah, sementara bibit siklon 93S berada di dekat daratan sebelah barat laut Australia.

"Jika dilihat dari kelembapan lapisan atas belum terlalu basah. Jadi, NTB saat ini masih cerah hingga berawan," ujar Ari.

Kondisi ini diprediksi akan berubah seiring dengan semakin mendekatnya pusat tekanan rendah tersebut ke wilayah perairan selatan NTB.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Difasilitasi BHS, Warga Pucang Nikmati Bantuan Sarana Sosial
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Kronologi Kebakaran Paduppa Resort di Bulukumba yang Tewaskan 2 Korban Jiwa, Manajemen Minta Maaf
• 10 jam laludisway.id
thumb
Kenapa Tidak Pakai Satu Bahasa Saja di Dunia?
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Menko Pangan: Jateng Juara MBG, Kopdes, dan Swasembada Pangan
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Setelah Lionel Messi, Berikut Lima Superstar Lainnya yang akan Mengguncang MLS, Amerika Serikat
• 12 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.