Rachel/Febi mengakui bahwa Jia/Zhang bermain lebih baik dan memiliki pukulan yang lebih variatif. Rachel/Febi juga kesulitan menembus pertahanan rapat Jia/Zhang ditambah lagi mereka kerap melakukan kesalahan sendiri.
"Puji Tuhan tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera apapun. Hari ini kami kesulitan meredam variasi dan tenaga lawan yang bagus banget. Kami harus lebih disiapkan lagi posisi defend-nya dan serangannya," ujar Rachel.
"Setelah memulai dengan cukup baik sampai pertengahan gim pertama, kami melakukan kesalahan secara beruntun dan mereka juga terus mempercepat serangan yang sangat menyulitkan," jelas Febi. Baca juga: All England 2026: Leo/Bagas Angkat Koper Lebih Awal Rachel/Febi tetap bersyukur meski tersingkir pada babak pertama. Mereka mendapat banyak pelajaran berharga dari sang lawan dan berharap bisa lebih baik pada turnamen berikutnya.
"Kami belajar banyak dari pertandingan hari ini, dari Jia/Zhang juga karena mereka salah satu ganda putri terbaik saat ini. Kami bisa contoh variasi pukulan mereka baik saat menyerang maupun bertahan," ungkap Rachel.
"Mereka tidak gampang mati bahkan di pertandingan tadi jarang sekali kami bisa benar-benar untuk mematikan bolanya. Di awal karena ini All England pertama, saya cukup merasakan nervous tapi pengen coba buat pengalaman pertama ingin berusaha sebisa mungkin agar memberi kesan yang baik," ucap Rachel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





