Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menilai perang Iran dengan AS-Israel membawa dampak terhadap kinerja investasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Rosan saat dipanggil Presiden RI Prabowo Subianto ke Istana Negara pada Rabu (4/3/2026). Rosan mengatakan kedatangannya itu ke Istana Negara akan membahas terkait dengan dampak dari perang Iran dengan AS-Israel.
"Kita melihat, mengkaji semua situasi yang ada ya, dan ini kan pertemuan dengan Bapak Presiden rutin kita terus berjalan, ya kita mengkaji dampaknya [perang Iran dengan AS-Israel] mungkin dari segi investasi, kemudian juga dari segi perekonomian, dari segi-segi lainnya," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu (4/3/2026).
Pengkajian dampak perang tidak hanya dari sisi investasi, tapi juga terhadap kinerja BUMN yang dikelola oleh Danantara.
Akan tetapi, menurutnya dampak dari perang Iran dengan AS-Israel tidak hanya berujung negatif. Terdapat peluang-peluang baru yang bisa diraup.
"Ya kan memang dari setiap kejadian pasti kita bisa melihat dari angle yang berbeda ya, dari angle apakah ini kita justru membuat ada opportunity baru, baik itu dari segi investasi, dari segi perdagangan dan kita akan mengkaji dampaknya secara keseluruhan," ujar Rosan.
Di samping itu, Presiden Prabowo menurutnya beserta jajaran mulai dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terus memantau perkembangan perang dan dampaknya terhadap kinerja perekonomian dalam negeri.
Di tengah kondisi perang Iran dengan AS-Israel menurutnya pemerintah tetap berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi dan menjaga ekspor.





