Meity Rahmatia: Penyelundupan Narkoba di Lapas Bukti Pengawasan Masih Lemah

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Meity Rahmatia, merespons temuan penyelundupan narkotika jenis sabu, ekstasi, dan tembakau sintetis di dalam sel narapidana Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Tangerang.

Barang terlarang tersebut ditemukan dalam operasi penggeledahan mendadak dan inspeksi intelijen yang dilakukan aparat di lapas tersebut. Meity menilai, temuan itu menunjukkan sistem pengelolaan lembaga pemasyarakatan masih perlu pembenahan serius.

Meski mengapresiasi gerak cepat aparat, Meity menyebut pola penindakan melalui inspeksi mendadak merupakan pendekatan lama yang seharusnya dikembangkan ke arah pencegahan dini.

“Idealnya, aspek pencegahannya yang menonjol. Artinya, narkoba itu tidak semestinya lolos masuk ke penjara,” ujarnya.

Politisi asal Sulawesi Selatan itu mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan keamanan dan pencegahan di dalam lapas. Ia menilai kasus tersebut menjadi bukti bahwa pengawasan internal masih rapuh.

Menurut Meity, prosedur operasional standar (SOP) penggeledahan rutin maupun inspeksi mendadak seharusnya mampu mencegah penyelundupan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih adanya celah.

Ia juga menyoroti aspek teknologi pengawasan. Dalam sejumlah kasus serupa, kamera pengawas (CCTV) kerap ditemukan tidak berfungsi optimal, sehingga melemahkan sistem kontrol berbasis teknologi. Selain itu, ia menyinggung adanya dugaan modus operandi yang melibatkan pihak luar dan dalam lapas.

Meity berharap lembaga pemasyarakatan dapat lebih maksimal dalam mewujudkan zero narkoba di dalam lapas. Ia mengakui masih terdapat keterbatasan sumber daya, khususnya rasio antara petugas dan narapidana.

“Saat ini, seorang petugas bisa mengawasi hingga 40 orang. Tentu ini belum efektif dan dapat menjadi celah terjadinya pelanggaran,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan keterbatasan tersebut seharusnya dapat diminimalkan apabila integritas dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) petugas berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Makassar, Rabu (4/4/2026), Meity mendorong modernisasi teknologi deteksi untuk mencegah penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

Ia juga meminta peningkatan kesejahteraan petugas, investigasi menyeluruh atas kasus peredaran narkoba yang berulang di berbagai lapas, serta penguatan sinergi antara pihak lapas, kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya rehabilitasi dan pemberantasan jaringan narkoba.

Ia menegaskan, perbaikan ke depan tidak hanya berfokus pada pemberian sanksi kepada pelaku di lapangan, tetapi juga pada pembenahan sistem secara menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gibran Dampingi Jokowi Hadiri Silaturahmi Nasional di Istana Merdeka
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Izin Cuma Dagang Umum Tapi Jual Miras, Outlet 'HMI' di Jakarta Barat Kena Segel Petugas
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Peredaran Sabu di Jakbar Dibongkar Polda Metro, Barbuknya 100 Gram!
• 54 menit laludisway.id
thumb
Villas for Rent in Bali: Menikmati Keindahan Alam Bali dari Sebuah Vila
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
KPK Jerat Bupati Pekalongan Jadi Tersangka Korupsi Bermodus ‘Perusahaan Ibu’
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.