Kronologi Bayi 2 Hari Ditemukan di Gerobak Pejaten, Diduga Ditinggalkan Kakak

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita


JAKARTA, KOMPAS.com
- Bayi perempuan berusia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Penemuan ini bermula saat seorang warga bernama Dinda yang sedang berada di lantai 2 rumahnya mendengar tangis bayi.

“Saksi Dinda berada di lantai 2 rumah mendengar suara bayi menangis, namun tangisan suara bayi tersebut tidak berhenti,” kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, dalam keterangannya, Selasa.

Saksi tersebut kemudian keluar dari rumah. Saat mendekat ke gerobak nasi uduk di depan rumahnya, suara tangis bayi terdengar makin kencang.

Benar saja, seorang bayi perempuan ditemukan terlantar di dalam tas belanja hitam yang diletakkan di gerobak.

Baca juga: Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Surat Kakak: Ibu Sudah Meninggal

“Kemudian saksi cek ke dalam tas belanja tersebut melihat seorang bayi perempuan dalam posisi miring memakai pakaian boneka beruang warna biru dan diselimuti baby blanket,” lanjut Anggiat.

Dinda lantas memberi tahu ibunya. Bayi itu lalu dibawa ke rumah Dinda.

Selanjutnya, saksi melapor ke Ketua RT dan laporan diteruskan ke Bhabinkamtibmas sampai ke Polsek Pasar Minggu.

Sambil menunggu pihak berwajib datang, ibu Dinda, Marlinah, mengganti popok bayi tersebut karena sudah kotor.

“Kemudian oleh saksi Marlinah dilakukan penggantian popok dikarenakan terdapat kotoran dan dibersihkan,” kata Anggiat.

Selain bayi dan selimutnya, ditemukan juga susu bayi usia 0-6 bulan dalam kemasan kotak merah, tisu basah, dan sarung tangan berwarna biru senada dengan baju dan selimutnya.

Dinda juga menemukan secarik kertas dengan tulisan tangan berisi pesan untuk orang yang menemukan bayi tersebut.

Surat itu diduga ditulis oleh kakak sang bayi yang mengaku bernama Zidan, berusia 12 tahun. Zidan sengaja meninggalkan adiknya karena ibunya meninggal setelah melahirkan.

Baca juga: Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Surat Kakak: Ibu Sudah Meninggal

“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan, tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya, Terima kasih,” tertulis pada kertas itu.

Di bagian bawah surat, tertulis nama sang kakak, berikut dengan nama si bayi yang disebut baru lahir pada Senin (2/3/2026) lalu.

“(Saya) Zidan, 12 tahun. Adik saya lahir 2 Maret 2026, namanya Ameera Ramadhani,” tutupnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu, dan ditangani oleh Dinas Sosial.

Sementara itu pihak kepolisian masih berupaya menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari tahu bocah yang mengaku bernama Zidan itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Depresi Gagal Nikah, Gadis Berprofesi Guru TPA di Makassar Nekat Bundir
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Antisipasi Pohon Tumbang, Ratusan Pohon di Jakbar Dipangkas
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cara Baru Registrasi Kartu SIM di XLSmart bikin Kaget, Begini Tahapannya
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Kala Prabowo Kumpulkan Eks Presiden hingga Ketum Parpol, Apa yang Dibahas?
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Pengungkapan Perburuan Gajah Cerminkan Ketegasan Polda Riau
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.