Menag Nasaruddin Umar Dorong Wakaf Energi untuk Kedaulatan Energi Nasional

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Dari kiri ke kanan: Direktur Program Mosaic Aldy Permana, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag, dan Ketua YPI Al Azhar Dr. H. Zahrudin Sulthani, M.A. meninjau panel surya yang digunakan di masjid dalam program Sedekah Energi. (Sumber: Dok. Mosaic)

CIKARANG, KOMPAS.TV- Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menegaskan, upaya menjaga lingkungan bukan sekadar isu global, melainkan panggilan iman. Dalam peluncuran sinergi program "Wakaf Energi" dan "Sedekah Energi" di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026), Menag mengusung konsep Ekoteologi sebagai fondasi umat Islam dalam menghadapi krisis iklim.

Nasaruddin Umar menganalogikan gerakan wakaf energi ini dengan sejarah besar Islam. Jika dahulu sahabat Nabi Muhammad saw, Utsman bin Affan, mewakafkan sumur untuk kedaulatan air, maka umat masa kini ditantang untuk mewujudkan kedaulatan energi melalui teknologi ramah lingkungan.

“Dulu ia (Utsman bin Affan) wakaf untuk kedaulatan air. Kita dengan wakaf energi berikhtiar untuk kedaulatan energi,” ujar Menag dalam pidato kuncinya di Masjid Raya Al Azhar Jababeka, seperti dalam siaran pers yang diterima Kompas.tv, Rabu.

Baca Juga: Pentagon: Perang AS-Iran Bisa Berlangsung hingga 8 Pekan

Menurutnya, program ini bukan sekadar memasang panel surya, melainkan mengubah sinar matahari menjadi aset produktif yang hasilnya menopang dakwah, pendidikan, dan layanan sosial secara berkelanjutan.

Ia menilai, langkah ini relevan di tengah krisis iklim global dan meningkatnya kebutuhan energi bersih. Rumah ibadah, kata dia, dapat menjadi pusat edukasi sekaligus praktik nyata penggunaan energi terbarukan.

Adapun kolaborasi tersebut mempertemukan program Wakaf Energi yang digagas Yayasan Pesantren Islam Al Azhar dan program Sedekah Energi yang diinisiasi oleh MOSAIC (Muslims for Shared Action on Climate Impact).

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, menambahkan bahwa kampanye sedekah energi perlu diperluas kepada para muzakki dan wakif. Menurutnya, filantropi Islam kini tidak hanya berbentuk pembangunan fisik, tetapi juga dapat menyasar penyediaan energi bersih.

“Kuncinya kolaborasi. Masjid bisa menjadi simbol sinergi kekuatan masyarakat dalam menjawab tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Data panitia menyebutkan, program Sedekah Energi sebelumnya telah melibatkan lebih dari 21 ribu donatur untuk mendukung pemasangan panel surya di enam masjid dengan total kapasitas 23.525 watt peak (WP). Selain pemasangan, komunitas masjid setempat juga mendapatkan pelatihan pengelolaan teknologi panel surya atap.

Penulis : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • menag nasaruddin umar
  • menteri agama
  • wakaf energi
  • energi nasional
  • kedaulatan energi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20 di Surabaya, Persiapan Menuju Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala Asia U
• 6 jam lalupantau.com
thumb
ART RI-AS Berlaku 90 Hari, Indonesia Amankan Ekspor Strategis
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Penjelasan Kombes Arya Perdana Soal Remaja di Makassar yang Tewas Tertembak Iptu N Saat Bubarkan Tawuran
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Pantang Menyerah, Matheus Nunes Tegaskan Man City Siap Kejar Arsenal Hingga Akhir
• 28 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.