TABANAN (Realita)-
Jalur tengkorak Tabanan tepatnya di jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk termasuk wilayah Banjar Soka Kaja, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, kembali memakan korban jiwa.
Kali ini satu penumpang mobil angkutan barang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP. Gusti Made Berata, ketika dikonfirmasi Rabu (25/2), membenarkan kejadian tersebut. Disebutkan Berata ada beberapa unit kendaraan besar terlibat dalam kecelakaan tersebut.
"Kecelakaan terjadi pada hari Rabu (25/2) sekitar pukul 08.00 wita, kecelakaan dilaporkan pada pukul 08.30 wita, akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat," jelasnya.
Adapun kronologi kecelakaan maut ini disebutkan AKP. Berata, bermula dari kendaraan truk Mitsubishi Tronton Nopol B-9611-WV yang dikemudikan oleh Prasetya Rahma dana Nasution,26, asal Lumajang Jawa Timur datang dari arah selatan (Gilimanuk) menuju arah utara ( Denpasar).
Ketika sampai di lokasi, pengemudi truk tronton ini mendahului tronton yang ada di depannya. Saat bersamaan, ternyata dari arah Selatan (arah Denpasar) datanglah satu unit minibus, minibus ini melakukan pengereman mendadak untuk menghindari tronton tersebut. Karena melakukan pengereman mendadak, satu unit truk colt yang ada dibelakang minibus ini membanting kemudi ke kanan.
Karena tidak mengetahui ada tronton di depannya, maka Mitsubishi Colt dengan nopol DK 8869 DD yang dikemudikan oleh Martinus Lelu Dappa, 40, asal Sumba Barat Daya, langsung menghantam tronton yang mendahului dari arah Gilimanuk yang posisinya sudah masuk ke jalur sebelah barat as jalan.
Editor : Redaksi




