UGM dan Polda DIY Sepakat Bangun Pusat Studi Kepolisian, Dorong Model Penegakan Hukum Berbasis Riset

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita
Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono dan Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia bersama-sama menunjukkan berkas kesepakatan kerja sama pendirian Penyelenggaraan Pusat Studi Kepolisian usai dilakukan penandatangan kedua institusi, Rabu (4/3/2026). (Sumber: dok. Bidang Humas Polda DIY)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV – Upaya mendorong transformasi kepolisian berbasis riset dan kajian ilmiah mulai diperkuat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Polda DIY resmi menjalin kerja sama untuk membangun Pusat Studi Kepolisian.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Balairung UGM, Rabu (4/3/2026), oleh Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono dan Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia.  Kesepakatan ini menjadi fondasi awal pembentukan pusat kajian yang diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kian kompleks.

Kapolda DIY menyatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan kalangan akademisi. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial yang cepat, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap profesionalisme aparat negara menuntut pendekatan kepolisian yang lebih berbasis data dan riset ilmiah.

Baca Juga: Peluncuran Pusat Studi Haji dan Umrah di UIN Tangerang | SAPA PAGI

Ia menilai, praktik kepolisian ke depan tidak cukup hanya bertumpu pada pengalaman lapangan, tetapi juga harus diperkuat dengan kajian akademik yang komprehensif dan terukur.

“Kerja sama ini menjadi manifestasi komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam menjawab dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks,” ujarnya.

Melalui Pusat Studi Kepolisian, kedua institusi menargetkan lahirnya pusat unggulan (center of excellence) di bidang ilmu kepolisian. Pusat studi ini dirancang sebagai wadah pengembangan keilmuan, penelitian terapan, serta perumusan rekomendasi kebijakan strategis.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjadi ruang dialog konstruktif antara praktisi kepolisian dan akademisi lintas disiplin. Dengan demikian, praktik penegakan hukum dapat tetap selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Selain penelitian, pusat studi ini direncanakan menggelar berbagai program pendidikan dan pelatihan, seminar, publikasi ilmiah, hingga kajian kebijakan yang relevan dengan kebutuhan organisasi kepolisian.

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Tuntut Reformasi Kepolisian Buntut Kasus Brimob di Tual

Penulis : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • polda diy
  • ugm
  • kapolda diy
  • rektor ugm
  • penandatangan kerja sama
  • pusat studi kepolisian
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Memanas Perang Iran vs AS-Israel, Kapal Destroyer Kerajaan Inggris Siaga Penuh
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Film Bumi Manusia Extended di KlikFilm, Cerita Lebih Luas dan Mendalam
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mengenal Kayne van Oevelen, Kiper Eropa 199 Cm yang Bisa Jadi Pesaing Baru Maarten Paes dan Emil Audero di Timnas Indonesia
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Simeone: Kami Lebih Baik dari Barcelona
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Perang Amerika Serikat-Iran Picu Kekhawatiran Industri Chip Global
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.