Jakarta, tvOnenews.com - Hasil Super League 2025-2026, di mana Semen Padang gagal menaklukkan 10 pemain PSIM Yogyakarta. Skor imbang tanpa gol berakhir di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3/2026).
Skor imbang tersebut memaksa Semen Padang berbagi poin dari PSIM Yogyakarta. Ini menjadi rentetan hasil negatif bagi Semen Padang.
Satu poin tak cukup untuk keluar dari papan bawah dengan hanya menyalip posisi Persis Solo di peringkat 17 dengan raihan 17 poin. Sementara PSIM Yogyakarta memperpanjang rekor tak terkalahkan di lima laga dengan berada di peringkat delapan klasemen atas 37 poin.
Pertandingan antara Semen Padang dan PSIM Yogyakarta berlangsung dengan tempo cukup tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling mencoba membangun serangan demi membuka peluang mencetak gol.
PSIM lebih dulu memberikan ancaman pada menit ke-8 melalui Sheva Amavisca. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun upayanya masih mampu diblok barisan pertahanan Semen Padang.
Serangan bertubi-tubi dilakukan PSIM termasuk pada menit ke-17 melalui Nermin Haljeta. Penyerang PSIM itu melepaskan tembakan ke arah gawang, namun masih berhasil diblok oleh pemain bertahan Semen Padang.
Berusaha untuk menekan tim tamu, perlawanan bertubi-tubi Semen Padang justru menghasilkan pelanggaran keras Fahreza Sudin pada Samuel Simanjuntak.
Samuel bahkan harus mendapatkan bantuan medis akibat pendarahan. Wasit pun memberikan kartu merah langsung pada Fahreza Sudin, menit 40, PSIM Yogyakarta bermain dengan 10 pemain.
Skor 0-0 bertahan sampai akhir babak pertama. Memasuki babak kedua, Semen Padang langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-46, Alhassan Wakaso menciptakan peluang melalui upaya dari lini tengah.
Semen Padang kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-50 melalui Ricki Ariansyah. Ia melepaskan tembakan keras, tetapi bola kembali diblok oleh pemain bertahan PSIM.
Menjelang akhir laga, PSIM kembali menekan melalui Norberto Vidal pada menit ke-77. Ia mencoba membuka ruang di pertahanan Semen Padang.
Semen Padang tidak tinggal diam dan merespons melalui Kianz Gonzales Froese pada menit ke-79. Jelang pertandingan usai, serangan bertubi-tubi kembali dilakukan oleh Semen Padang.




