Salah Sasaran! Kuwait Menembak Jatuh 3 Pesawat F-15 AS 

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

KUWAIT (Realita)- Kuwait "secara keliru" menembak jatuh tiga jet tempur F-15 AS pada hari Minggu setelah serangan diluncurkan terhadap Iran sehari sebelumnya, menurut Komando Pusat AS (Centcom).

Centcom menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jet tempur tersebut ditembak jatuh di Kuwait tak lama setelah pukul 11 ​​malam EST pada hari Minggu.

Baca juga: Empat Warga Lamongan Dievakuasi dari Iran Dipulangkan ke Tanah Air

Menurut pernyataan tersebut, jet-jet itu "secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait."

Centcom menambahkan bahwa enam anggota militer yang berada di dalam jet tersebut "berhasil melontarkan diri dengan selamat" dan "dalam kondisi stabil."

“Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait dan dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini. Penyebab insiden tersebut sedang diselidiki. Informasi tambahan akan dirilis setelah tersedia,” demikian pernyataan tersebut.

Militer Kuwait menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "beberapa pesawat militer AS jatuh."

Seorang juru bicara mengatakan, “Pihak berwenang terkait segera memulai prosedur pencarian dan penyelamatan, di mana para awak dievakuasi dan dipindahkan ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka dan memberikan perawatan medis yang diperlukan.”

Baca juga: Setelah 12 Hari Saling Serang, Perang Iran vs Israel Resmi Berakhir

Juru bicara tersebut juga mengatakan bahwa “koordinasi langsung telah dilakukan dengan pasukan AS yang bersahabat terkait dengan keadaan insiden tersebut, dan langkah-langkah teknis bersama telah diambil,” menambahkan bahwa “pihak berwenang sedang menindaklanjuti penyelidikan untuk menentukan penyebab insiden tersebut.”

Pada Sabtu pagi, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran menyusul ketegangan baru-baru ini antara Washington dan Teheran. Tak lama setelah serangan tersebut, Iran membalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk, termasuk Qatar dan Arab Saudi.

Serangan gabungan AS-Israel juga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dan Presiden Trump mengumumkan kematiannya pada Sabtu sore.

Baca juga: Usai Gencatan Senjata dengan Iran, Tokoh Oposisi Israel Desak Akhiri Perang di Gaza

“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” kata Trump di Truth Social.

“Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh oleh Khamenei dan geng preman haus darahnya,” tambahnya.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada hari Minggu, televisi pemerintah Iran Press TV mengatakan bahwa anggota dewan kepemimpinan sementara termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian, anggota dewan yurisprudensi Ayatollah Alireza Arafi, dan kepala peradilan Iran Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i.haj

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Analis: Tawaran Mediasi Prabowo di Konflik Iran AS Sulit Terwujud Saat Situasi Masih Panas
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi, 1 Orang Tewas dan 4 Penambang Hilang
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Liga Inggris: Gol di Injury Time Bawa Wolves Hantam Liverpool
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Terkini! Wamenham Terdampar di Doha Qatar Imbas Perang AS Israel vs Iran: 3 Hari Belum Kondusif
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.