Denpasar (ANTARA) - Pembalap tim pabrikan Honda HRC Castrol Joan Mir mengungkapkan peningkatan signifikan pada sektor mesin menjadi faktor utama kebangkitan Honda memasuki musim MotoGP 2026.
Menurut Mir, pengembangan yang dilakukan pabrikan Jepang itu mulai menunjukkan hasil setelah dalam beberapa musim terakhir kesulitan bersaing di barisan depan.
“Peningkatan terbaik musim ini adalah mesin. Honda melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk memberikan kami mesin dan paket yang lebih kuat. Saya pikir di situlah perbedaan utamanya saat membandingkan motor,” ujar Mir kepada sejumlah media nasional di sela kegiatan bersama penggemar di Bali, Selasa (3/3).
Juara dunia MotoGP 2020 itu mengatakan peningkatan tidak hanya terjadi pada mesin, tetapi juga pada aspek aerodinamika, sasis, dan elektronik. Meski demikian, ia menegaskan mesin menjadi yang paling utama perubahan performa motor musim ini.
“Kami juga lebih baik dalam aerodinamika, sasis, dan elektronik. Tapi perbedaan terbesarnya ada di mesin,” katanya.
Baca juga: Joan Mir: Honda telah mengembangkan RC213V dengan baik
Mir mengakui situasi yang dihadapi Honda saat ini jauh berbeda dibandingkan ketika ia pertama kali bergabung pada 2023. Saat itu, menurut dia, motor Honda belum cukup kompetitif untuk bersaing secara konsisten.
“Jika melihat kembali dua tahun lalu, saat saya bergabung pada 2023, motornya tidak kompetitif. Tapi dengan banyak pekerjaan dan usaha dari saya sebagai pembalap, dari pabrikan, dan semua orang di sana, kami mulai membalikkan situasi sedikit demi sedikit,” ujar pembalap asal Spanyol tersebut.
Pada seri pembuka musim 2026, Mir menunjukkan performa yang lebih menjanjikan. Ia sempat bersaing ketat dengan pembalap Ducati sebelum gagal finis akibat kendala teknis pada balapan utama. Sementara pada sprint race, ia mampu finis di posisi ketujuh.
Dengan kalender musim yang terdiri atas 22 seri, Mir mengatakan terdapat sejumlah sirkuit yang berpotensi menjadi momentum kebangkitan Honda, antara lain Austin, Jerez, Motegi, dan Aragon.
“Austin mungkin bisa sedikit lebih baik untuk kami, Jerez juga. Di akhir musim ada Motegi, dan mungkin Aragon. Saya pikir ada banyak trek di mana kami bisa cepat, dan secara sejarah Honda sangat bagus di sana,” kata Mir.
Baca juga: Joan Mir dan Marini rasakan harmoni Bali lewat budaya Pulau Dewata
Menurut Mir, pengembangan yang dilakukan pabrikan Jepang itu mulai menunjukkan hasil setelah dalam beberapa musim terakhir kesulitan bersaing di barisan depan.
“Peningkatan terbaik musim ini adalah mesin. Honda melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk memberikan kami mesin dan paket yang lebih kuat. Saya pikir di situlah perbedaan utamanya saat membandingkan motor,” ujar Mir kepada sejumlah media nasional di sela kegiatan bersama penggemar di Bali, Selasa (3/3).
Juara dunia MotoGP 2020 itu mengatakan peningkatan tidak hanya terjadi pada mesin, tetapi juga pada aspek aerodinamika, sasis, dan elektronik. Meski demikian, ia menegaskan mesin menjadi yang paling utama perubahan performa motor musim ini.
“Kami juga lebih baik dalam aerodinamika, sasis, dan elektronik. Tapi perbedaan terbesarnya ada di mesin,” katanya.
Baca juga: Joan Mir: Honda telah mengembangkan RC213V dengan baik
Mir mengakui situasi yang dihadapi Honda saat ini jauh berbeda dibandingkan ketika ia pertama kali bergabung pada 2023. Saat itu, menurut dia, motor Honda belum cukup kompetitif untuk bersaing secara konsisten.
“Jika melihat kembali dua tahun lalu, saat saya bergabung pada 2023, motornya tidak kompetitif. Tapi dengan banyak pekerjaan dan usaha dari saya sebagai pembalap, dari pabrikan, dan semua orang di sana, kami mulai membalikkan situasi sedikit demi sedikit,” ujar pembalap asal Spanyol tersebut.
Pada seri pembuka musim 2026, Mir menunjukkan performa yang lebih menjanjikan. Ia sempat bersaing ketat dengan pembalap Ducati sebelum gagal finis akibat kendala teknis pada balapan utama. Sementara pada sprint race, ia mampu finis di posisi ketujuh.
Dengan kalender musim yang terdiri atas 22 seri, Mir mengatakan terdapat sejumlah sirkuit yang berpotensi menjadi momentum kebangkitan Honda, antara lain Austin, Jerez, Motegi, dan Aragon.
“Austin mungkin bisa sedikit lebih baik untuk kami, Jerez juga. Di akhir musim ada Motegi, dan mungkin Aragon. Saya pikir ada banyak trek di mana kami bisa cepat, dan secara sejarah Honda sangat bagus di sana,” kata Mir.
Baca juga: Joan Mir dan Marini rasakan harmoni Bali lewat budaya Pulau Dewata




