Tegas! Iran Tolak Berunding dan Siap Lanjutkan Perang Dengan AS

narasi.tv
9 jam lalu
Cover Berita

Perang Timur Tengah semakin memanas, terbaru Iran secara tegas tidak memiliki rencana untuk melakukan perundingan dengan dengan Amerika Serikat (AS) dan akan terus melanjutkan perang.

Pernytaan ini diungkapkan langsung oleh Mohammad Mokhber, ajudan mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Rabu, 04 Maret 2025. Dalam siaran televisi Mokhber menyatakan bahwa Iran tidak memercayai AS.

"Tak ada kepercayaan pada Amerika, juga tak ada alasan untuk berunding," katanya, sebagaimana dilansir ANTARA.

Ketidakpercayaan terhadap AS telah menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan Iran untuk menolak perundingan. Iran menyakini bahwa setiap usaha untuk bernegosiasi hanya akan menguntungkan pihak AS dan tidak akan menghasilkan solusi yang adil bagi Iran.

Mokhber menambahkan selama ini Iran mampu melanjutkan perang karena memiliki pengalaman delapan tahun, merujuk pada Perang Iran-Irak (1980-1988).

"Pengalaman sejarah menunjukkan kita tak takut perang, kita tak gentar melanjutkannya," katanya.

Iran Berhasil Serang Markas IDF

Dalam kesempatan berbeda Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang markas besar staf umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan gedung kementerian pertahanan (kemhan) dalam serangan terbaru terhadap Israel pada Rabu, 04 Maret 2026.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Fars, IRGC mengatakan sasaran yang diserang juga mencakup infrastruktur strategis di Bnei Brak, instalasi militer di Petah Tikva di timur laut Tel Aviv, dan pusat militer di Galilea Barat.

IRGC juga menyatakan lebih dari 680 tentara AS dan Israel tewas atau terluka sejak awal konflik dengan Iran dan secara tegas IRGC bersumpah tidak akan membiarkan begitu saja serangan yang dilancarkan AS dan Israel.

"Para penjahat Amerika dan Israel harus paham tak satu pun kejahatan dan pembunuhan mereka akan dibiarkan tanpa balasan. Perang melawan AS dan rezim Israel akan berlanjut," kata IRGC dalam pernyataan yang dikutip stasiun TV IRIB.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
All England: Bertarung Sengit hingga 74 Menit, Alwi Farhan Tekuk India
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Pentagon Prediksi Operasi Militer terhadap Iran Bisa Berlangsung Hingga 8 Minggu
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dalih Pedangdut Bupati Fadia Usai Kena OTT Tak Mempan bagi KPK
• 11 jam laludetik.com
thumb
Mengapa Selat Hormuz Begitu Vital dalam Perdagangan Minyak?
• 10 jam lalunarasi.tv
thumb
370 Nama Bayi Laki-Laki Inggris Huruf A-Z dan Artinya, Unik dan Keren!
• 4 jam lalutheasianparent.com
Berhasil disimpan.