IHSG Belum Aman Usai Tiga Hari Anjlok, Analis Cermati Saham BRIS, TINS dan DAAZ

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan hingga hari ini, Kamis (5/3).  Jika menilik perdagangan Rabu (4/3), indeks ditutup rontok 4,57% ke level 7.577 dan mencatat penurunan selama tiga hari berturut-turut.

Phintraco Sekuritas mengatakan melemahnya IHSG sejalan dengan mayoritas indeks saham di Asia di tengah meningkatnya gejolak konflik di Timur Tengah yang mendorong investor global menghindari aset berisiko.

Sentimen negatif juga diperparah setelah muncul laporan Fitch Ratings menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meskipun lembaga pemeringkat tersebut tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB.

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga melemah. Mata uang Garuda ditutup di level Rp 16.892 per dolar AS.

Sementara itu, bursa Wall Street di Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan saham Rabu (4/3). Phintraco Sekuritas menilai penguatan indeks saham AS berpotensi mendorong rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Secara teknikal, pelebaran histogram negatif pada indikator MACD masih menunjukkan tekanan jual, sementara indikator Stochastic RSI mulai mendekati area oversold.

Tak hanya itu IHSG bahkan sempat melemah hingga level 7.486, mendekati level 7.481 yang pernah disentuh pada akhir Januari 2026. Apabila IHSG mampu bertahan di atas level tersebut, berpotensi membentuk pola double bottom yang berpeluang bangkit dalam jangka pendek.

“Namun jika IHSG berlanjut melemah, diperkirakan akan menguji level support berikutnya di 7.350–7.400,” tulis Phintraco dalam analisisnya, Kamis (5/3).

Di sisi lain, Phintraco Sekuritas menilai pemerintah mulai mengkaji sejumlah langkah antisipatif untuk merespons eskalasi konflik antara Iran dengan AS–Israel, terutama guna menjaga ketahanan energi nasional.

Eskalasi konflik tersebut berpotensi berdampak langsung terhadap rantai pasokan energi global. Khususnya minyak mentah yang selama ini banyak dipasok dari negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Demi memitigasi risiko gangguan pasokan tersebut, pemerintah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk mendatangkan minyak mentah dari negara di luar kawasan Timur Tengah. Salah satunya dari Amerika Serikat, mengingat Pertamina telah menjalin kesepakatan dengan sejumlah perusahaan energi asal AS.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, yakni PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Remala Abadi Tbk (DATA), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ).

Sementara itu analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, menyebut posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah.

Kondisi tersebut menunjukkan IHSG masih berpotensi melanjutkan fase koreksi. Ia merekomendasikan pelaku pasar perlu mencermati area 7.140–7.391 sebagai rentang koreksi berikutnya.

Support IHSG berada di 7.311 dan 7.391, lalu resistance terdekat berada di 7.934 dan 8.154,” tulis Herditya dalam risetnya, Kamis (5/3). 

 Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena daya beli saham naik.  

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness sejumlah saham. Misalnya PT Timah tbk (TINS) akumulasi beli di rentang Rp 3.530–Rp 3.760 dengan target harga di Rp 4.270–Rp 4.720, sementara level stoploss di bawah Rp 3.400.

Kemudian PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp 2.050–Rp 2.110 dengan target harga di Rp 2.220–Rp 2.400, serta stoploss di bawah Rp 1.935.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ditembak Jatuh Iran! Penampakan Pecahan Puing Drone Israel Hancur
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Nyepi, Lebaran, dan 143 Juta Perjalanan: Ujian Besar Transportasi Mudik 2026
• 42 menit lalukompas.com
thumb
Pertemuan Lintas Generasi di Istana Merdeka, Presiden Prabowo dan Gibran Bahas Isu Strategis Bersama Para Tokoh Nasional
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Pengemis dan Pak Ogah secara Humanis Jelan Idulfitri
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
SMF Kucurkan Rp20,88 Triliun ke Penyalur Pembiayaan Perumahan, Naik 22,75%
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.