Grid.ID - Perjalanan Jordi Onsu di dunia digital ternyata tidak terjadi begitu saja. Ia memulai semuanya dari pengalaman berjualan secara offline sebelum akhirnya serius menjadi kreator konten.
Sebelum aktif di media sosial, Jordi lebih dulu membuka usaha toko di Bogor. Dari sana, ia belajar bahwa promosi memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan penjualan.
“Dulu sebelum aku jadi kreator, aku tuh awalnya buka shops di Bogor,” ungkap Jordi Onsu saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).
Pengalaman berjualan langsung di lapangan membuatnya memahami sulitnya menjangkau pembeli tanpa strategi promosi yang jelas. Ia pun mulai melirik platform digital sebagai solusi memperluas pasar.
Menurut Jordi, platform seperti TikTok memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin memulai. Fitur-fitur yang tersedia dinilai sangat ramah untuk pemula.
“Di TikTok tuh sebenarnya semuanya gampang, cuma butuh waktu 1 sampai 2 jam buat pelajarin,” kata Jordi.
Ia menilai keunggulan TikTok dibanding e-commerce lain terletak pada unsur hiburannya. Orang datang bukan hanya untuk belanja, tetapi juga mencari informasi dan hiburan.
Jordi bahkan mencontohkan bagaimana tayangan besar seperti Sidang Isbat bisa ditonton ratusan ribu orang dalam satu waktu. Hal ini menunjukkan besarnya potensi traffic yang bisa dimanfaatkan kreator.
“E-commerce banyak, tapi yang punya entertainment cuma TikTok doang,” tuturnya.
Melihat peluang tersebut, Jordi akhirnya memutuskan fokus membangun konten di TikTok. Ia mulai menyesuaikan materi dengan berbagai momentum campaign seperti Ramadan hingga periode double date.
Dalam membuat konten, ia menghindari pendekatan yang terlalu terasa seperti iklan. Menurutnya, audiens saat ini lebih menyukai konten yang terlihat natural dan tulus.
“Semakin gambarnya profesional, orang malah merasa nggak sincere,” ujarnya.
Selain diferensiasi, Jordi menekankan pentingnya konsistensi dalam mengunggah konten. Ia percaya algoritma lebih berpihak pada kreator yang rutin dan disiplin.
Baginya, produktivitas juga tidak kalah penting karena setiap campaign membutuhkan pendekatan berbeda. Kreator harus terus memperbarui cara penyampaian agar audiens tidak bosan.
Ia juga menyoroti pentingnya pemasangan iklan untuk memperluas jangkauan pasar. Tanpa promosi, produk yang bagus sekalipun bisa sulit ditemukan.
Di akhir pernyataannya, Jordi menegaskan bahwa membangun kepercayaan audiens membutuhkan waktu panjang. Konsistensi dan komitmen menjadi kunci agar exposure terus meningkat secara berkelanjutan. (*)
Artikel Asli



