Beauty, Ramadan 2026 menunjukkan pergeseran gaya hidup yang makin digital. Lewat kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026, TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop menghubungkan kreator, penjual, dan pembeli dalam satu ekosistem terintegrasi yang membuat aktivitas dari scroll konten berubah menjadi checkout belanja, sekaligus menjadikan live shopping sebagai hiburan baru selama bulan puasa.
Fenomena ini terlihat sejak awal Ramadan. Di minggu pertama saja, hampir 13 juta video singkat dibuat oleh kreator dan penjual di TikTok.
Angka itu melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun lalu. Tak hanya itu, LIVE shopping pada awal Ramadan 2026 ditonton lebih dari 3,4 juta kali dan mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel, dan kemeja menjadi yang terlaris.
Edwin Lengkei, Communications Lead TikTok Indonesia, mengatakan, "Ramadan selalu menjadi momen istimewa di TikTok. Tahun lalu, lebih dari 21,9 juta video diunggah selama Ramadan, mencerminkan tingginya partisipasi komunitas TikTok di Indonesia. Selain menghadirkan inspirasi positif dan hiburan seru selama Ramadan, kekuatan penemuan dan dukungan komunitas di TikTok juga membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era discovery e-commerce. Semangat berbagi inilah yang ingin kami gaungkan melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru bersama Tokopedia dan TikTok Shop."
Senada, Antonia Adega, Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, menjelaskan, "Berkat Ramadan Ekstra Seru tahun ini, di minggu pertama Ramadan saja sudah ada hampir 13 juta video singkat di TikTok yang dibuat oleh kreator dan penjual; melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun lalu. Kekuatan penemuan TikTok memengaruhi tren perdagangan di Tokopedia dan TikTok Shop. Pada awal Ramadan 2026, LIVE shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel dan kemeja menjadi yang terlaris."
Data internal juga menunjukkan 68% pengguna menjadikan TikTok sebagai titik awal perjalanan Ramadan mereka, mulai dari mencari inspirasi menu berbuka hingga mengambil keputusan belanja hari raya, bahkan sejak sebulan sebelum puasa. Penggunaan tagar #Ramadan dan #Ramadhan pun meningkat hingga 30% dibanding tahun sebelumnya.
Founder Mukena Wisanggeni Nila Wulandari mengatakan bahwa tren ini berdampak langsung pada pelaku usaha.
"Sebagai pelaku UMKM, solusi terintegrasi dari TikTok, Tokopedia dan TikTok Shop memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat," katanya.
Live streaming juga menjadi strategi utama brand. Founder Gwenza, Deby Lianti, menyebut, "Kami meluncurkan koleksi terbaru pada Ramadan Ekstra Seru 2026 lewat live streaming 13 jam secara konsisten, dengan konten menarik bersama artis dan affiliate."
Bagi Beauty, Ramadan kini bukan hanya soal belanja, tapi pengalaman digital yang interaktif. Dari mencari inspirasi, menonton LIVE, hingga checkout dalam satu aplikasi, gaya hidup Ramadan makin menyatu dengan layar dan komunitas online.





