Melesat 25%, Laba Emiten Toto Sugiri (DCII) Tembus Rp1 Triliun di 2025

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja keuangan yang impresif. Per 31 Desember 2025, laba bersih emiten data center milik Toto Sugiri ini mencapai Rp1 triliun.

Pencapaian tersebut melonjak 25,71 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp796,47 miliar. Alhasil, laba per saham dasar DCII naik menjadi Rp420 dari sebelumnya Rp334.

Pendapatan Perseroan juga melejit, terkumpul Rp2,54 triliun atau tumbuh 40,14 persen dari posisi Rp1,81 triliun pada tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar datang dari segmen colocation sebesar Rp2,35 triliun, sementara pendapatan dari segmen lainnya mencapai Rp181,8 miliar.

Di sisi biaya, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp1,16 triliun dari Rp755,4 miliar, menghasilkan laba kotor Rp1,37 triliun, naik dari Rp1,05 triliun pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Persada (PADA) Ambil Bagian dalam Proyek Internet Nasional Emiten Hashim

Beban pemasaran tercatat Rp5,29 miliar, sedikit menurun dari Rp5,45 miliar, sementara beban umum dan administrasi membengkak menjadi Rp125,66 miliar dari Rp79,37 miliar.

Pendapatan operasi lain meningkat signifikan menjadi Rp23,91 miliar dari Rp3,98 miliar, sedangkan beban operasi lain menurun menjadi Rp1,31 miliar dari Rp1,38 miliar, sehingga laba usaha tercatat Rp1,26 triliun, naik dari Rp974,81 miliar.

Pendapatan keuangan DCII menurun menjadi Rp6,91 miliar dari Rp9,72 miliar, namun keuntungan dari selisih harga transaksi dan nilai wajar yang ditangguhkan pada aset keuangan tercatat Rp1,23 miliar, meningkat dari nihil.

Beban keuangan membengkak menjadi Rp89,5 miliar dari Rp79,79 miliar, sehingga laba sebelum pajak melesat ke Rp1,18 triliun dari Rp904,74 miliar pada 2024.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Kompak Susut di 2025

Dari sisi neraca, total aset DCII meningkat signifikan menjadi Rp6,64 triliun dari Rp4,82 triliun. Total liabilitas membengkak menjadi Rp2,64 triliun dari Rp1,81 triliun, dan total ekuitas Perseroan tumbuh menjadi Rp4 triliun dari Rp3 triliun, menegaskan posisi keuangan DCII semakin solid dan siap mendukung ekspansi bisnis ke depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Makin Cepat! Ini Jadwal Buka Puasa Ramadhan Kamis 5 Maret 2026 Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Konflik Timur Tengah Ganggu Pasokan Qatar, Harga LNG Asia Naik Tajam
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Banjir Putuskan Jembatan di Nagan Raya, 165 KK di Desa Alue Waki Masih Terisolasi
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Rusia Siap Alihkan Ekspor Energi dari Eropa ke Asia
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Arus kendaraan di tol Makassar diprediksi naik 6 persen jelang Lebaran
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.