Grid.ID - Video gadis kembar tunarungu di Bandung yang diterima bekerja kini viral di media sosial. Dedi Mulyadi beri pujian hingga sambangi ke tempat kerja.
Dua saudara penyandang disabilitas di Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Dengan rasa bangga dan bahagia mereka menceritakan perjuangan untuk mendapatkan pekerjaan yang selama ini mereka harapkan.
Keduanya adalah Hasna dan Hasni. Video mereka yang menceritakan kebahagiaan ke pemilik warung menuai banyak pujian hingga dukungan warganet.
Keduanya terlihat bangga dan bahagia atas pencapaian tersebut. Terlebih hal ini sudah menjadi impian Hasna dan Hasni sejak lama.
"Setelah lulus sekolah sih semangat mencari kerja, gitu," ujar Fenti, ibu Hasna dan Hasni, dikutip dari Kompas TV.
"Kan selama ini terus terang anak-anak saya sebelum ke Matahari itu kan melamar-lamar ke berbagai perusahaan juga. Kalau ada acara expo gitu mereka selalu datang dan memasukkan lamaran ke beberapa loker gitu," tambahnya.
Dedi Mulyadi Beri Apresiasi kepada Gadis Kembar Tunarungu di Bandung
Dilansir dari Tribun Jabar, setelah video tersebut viral, Dedi Mulyadi memberikan apresiasinya kepada Hasna dan Hasni. Gubernur Jawa Barat itu memberikan kejutan dengan mendatangi tempat kerja Hasni di Matahari Mall di Bandung Indah Plaza (BIP) untuk memborong baju Lebaran.
Kedatangan Dedi pun langsung mendapat sambutan hangat dari Hasni. Diketahui, Hasni bekerja di bagian penjualan pakaian pria.
Hasni pun dengan ramah memberikan pelayanan maksimal untuk sang gubernur. Dedi Mulyadi sampai memborong pakaian serba putih mulai dari kaos, kemeja, hingga baju koko.
Diketahui, keduanya sudah bekerja di tempat tersebut selama 7 bulan. Hasna bekerja di Matahari yang ada di Festival Citylink sedangkan Hasni di BIP.
Setelah video gadis kembar tunarungu di Bandung yang diterima bekerja viral, Dedi Mulyadi memberikan pujian hingga menyambangi salah satunya di tempat kerja.
Dedi mengaku bangga karena keberadaan Hasna dan Hasni patut dibanggakan sebagai gadis-gadis Jawa Barat yang inspiratif. Meski memiliki kekurangan, mereka tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan bulanan dan ditabung. (*)
Artikel Asli




