Bantuan Atensi Kemensos Dorong Kemandirian Eks Napza dan ODHIV di Aceh

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Aceh

Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Darussa’adah Aceh mulai menerapkan skema non tunai dalam penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) tahun 2026 bagi kelompok eks penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) serta orang dengan HIV (ODHIV).

Sebanyak 82 penerima manfaat dari wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh menerima bantuan melalui transfer langsung ke rekening pribadi masing-masing.

Dari total penerima bantuan tersebut, 54 orang merupakan eks penyalahgunaan Napza, sedangkan 28 lainnya merupakan orang dengan HIV. Seluruh penerima manfaat terlebih dahulu mengikuti proses pembukaan rekening di Bank Syariah Indonesia sebelum dana bantuan ditransfer.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp2,4 juta yang disalurkan satu kali berdasarkan hasil asesmen kebutuhan. Secara keseluruhan, total anggaran yang dialokasikan dalam program ini mencapai Rp196,8 juta.

Skema Non Tunai Dorong Kemandirian

Penyaluran bantuan Atensi tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang masih diberikan dalam bentuk barang. Pada 2026, bantuan disalurkan secara non tunai untuk mendorong kemandirian penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Pekerja Sosial sekaligus Ketua Kelompok Kerja Napza/HIV, Farhan Fathur Rahman, mengatakan sistem penyaluran baru ini memberi keleluasaan kepada penerima untuk memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan prioritas.

“Dengan sistem ini, penerima dapat lebih mandiri dalam memanfaatkan dukungan yang diterima,” kata Farhan di Sentra Darussa’adah Aceh, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.

Dana yang telah ditransfer ke rekening penerima akan digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan yang telah direncanakan berdasarkan asesmen individu.

Kebutuhan tersebut meliputi sembako, multivitamin, perlengkapan kebersihan diri, pakaian, alat pendukung terapi fisik dan psikososial, serta alat pemeriksa kesehatan.

Penyaluran Bertahap Melalui Lembaga Mitra

Proses pembukaan rekening sekaligus transfer penyaluran tahap awal dilakukan di Sentra Darussa’adah untuk kelompok ODHIV dan di Yayasan Al-Fatha bagi kelompok eks Napza.

Selanjutnya, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap melalui sejumlah lembaga mitra, di antaranya Gemantara, Seulanga Aceh Plus, Yayasan Seuramoe Mulya, Kayyis Ahsana, Pintu Hijrah, dan Rumoh Geutanyoe.

Salah satu penerima manfaat berinisial M mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama karena diterima bertepatan dengan bulan Ramadan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya, apalagi di bulan Ramadan ini. Terima kasih kepada Kemensos atas bantuan yang diberikan,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat mendukung proses pemulihan serta meningkatkan kemandirian sosial para penerima manfaat di Aceh.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Jatim Ringkus Dua Pelaku Penjual Bahan Baku Petasan di Sidoarjo
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Tunjuk Bahlil Pimpin Satgas Energi Bersih, Target 3-4 Tahun Selesai
• 2 jam laludisway.id
thumb
Sekda Edward Candra Sebut Sistem Merit Sumsel Fokus pada Dampak Layanan
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Biaya Sewa Tanker Minyak AS ke Asia Jadi Termahal dalam Sejarah Imbas Perang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Ulama Diajak Dukung Program Presiden Prabowo
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.