BBPOM Banjarbaru Uji Sampel Takjil di Pasar Wadai Banjarmasin

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Hesti D. Ameliasari

TVRINews, Kota Banjarmasin

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarbaru melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di Pasar Wadai kawasan Siring Nol Kilometer, Banjarmasin. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan produk pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan terbebas dari bahan berbahaya.

Petugas BBPOM mengambil sebanyak 23 sampel makanan dan minuman dari sejumlah stan pedagang secara acak. Sampel tersebut kemudian langsung diuji di lokasi menggunakan metode uji cepat untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan kimia berbahaya.

Dari hasil pengujian, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan aman dan tidak mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, maupun pewarna tekstil Rhodamin B dan Methanyl Yellow.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BBPOM Banjarbaru, Ary Yustantininingsih, mengatakan hasil tersebut menunjukkan tingkat kepatuhan pedagang terhadap aturan keamanan pangan semakin baik. Para pelaku usaha dinilai mulai memahami pentingnya penggunaan bahan tambahan pangan yang sesuai dengan ketentuan.

Menurut Ary, kesadaran pedagang untuk tidak menggunakan bahan berbahaya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.

“Yang sudah dilakukan sampling dan pengujian pada sore hari ini adalah 23 sampel, dan hasil semuanya memenuhi syarat atau tidak mengandung bahan berbahaya yang sering digunakan,” kata dia kutip Kamis, 5 Maret 2026

“Artinya para pelaku usaha sudah mulai sadar terkait dengan penggunaan bahan tambahan yang harus digunakan pada bahan pangan. Itulah yang harus memiliki izin edar dari Badan POM, memang bahan tambahan pangan ya bukan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan oleh pelaku usaha untuk pangan,” ujarnya.

Salah satu pedagang di Pasar Wadai, Yordana, menyambut baik kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh BBPOM. Ia menilai pemeriksaan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada pedagang mengenai bahan baku serta proses pengolahan makanan yang aman.

“Dengan ini kan kita jadi tahu mungkin dari bahannya mungkin dari cara pengolahannya. Hal ini memberikan rasa aman untuk kami semua”, imbuhnya.

BBPOM Banjarbaru menegaskan bahwa pengawasan pangan akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mengonsumsi makanan yang aman selama Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Selain melakukan pengujian pada makanan siap saji, petugas juga melakukan pemeriksaan di sejumlah sarana ritel. Dari sepuluh lokasi yang diperiksa, masih ditemukan beberapa produk dalam kondisi rusak dan kedaluwarsa yang berpotensi merugikan konsumen.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tren Belanja Ramadan Meningkat, Penjualan Kasur Vakum INTHEBOX di Lazada Ikut Melonjak
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Sinopsis Drama China The Warmth in the Dark, Pertemuan Takdir Bi Wenjun dan Zhang Miaoyi yang Mengubah Hidup Penuh Luka
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Perang Iran vs AS-Israel Bakal Panjang, Siapa Bertahan? Begini Analisis Praktisi Militer |SAPA MALAM
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Arus Logistik Jelang Lebaran Meningkat, Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Lepas Pantai Sri Lanka
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.