Gabungan Tokopedia-TikTok Bidik Lonjakan Transaksi Ramadan 2026

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Integrasi antara platform e-commerce Tokopedia dan TikTok Shop resmi rampung. Sinergi dua ekosistem digital tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan transaksi, terutama selama momentum Ramadan 2026.

Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia Antonia Adega mengatakan seluruh penjual yang sebelumnya berada di masing-masing platform kini telah terhubung dalam satu sistem setelah proses integrasi selesai.

“Sudah selesai integrasi. Yang pasti semua yang ada di Tokopedia sekarang sudah ada di TikTokShop, begitu pun sebaliknya. Artinya sudah selesai integrasi,” kata Adega saat ditemui seusai konferensi pers di Aroem Resto, Jakarta, Rabu (4/3/2026) malam.

Dia menjelaskan, integrasi tersebut memungkinkan penjual mengelola aktivitas penjualan secara lebih efisien karena satu dashboard kini dapat digunakan untuk berjualan di dua platform sekaligus.

Baca Juga : Pedagang Mengeluh Margin Menipis, Tokopedia-TikTok Shop Sesuaikan Komisi Penjual

Adapun memasuki periode Ramadan 2025, TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop menargetkan transaksi sebanyak mungkin dengan memanfaatkan momentum meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.

“Yang pasti mau transaksi yang sebanyak-banyaknya. Harapannya semua pelaku usaha bisa memanfaatkan momen ini,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan momentum Ramadan, TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop menghadirkan kampanye Ramadan Ekstra Seru yang diharapkan dapat membantu penjual memanfaatkan berbagai fitur dan promosi yang tersedia di platform.

Menurut Adega, sinergi yang semakin kuat antara TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak dalam ekosistem digital, termasuk pelaku usaha dan konsumen.

Lebih lanjut, Adega menjelaskan Tokopedia dan TikTok Shop memiliki fokus yang sama, yakni mendorong pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, agar dapat menjadi tuan rumah di pasar domestik.

Dalam hal ini, lanjut dia, perusahaan mendorong momentum melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru untuk menarik minat pembeli agar dapat meningkatkan transaksi penjual di kedua platform.

“Pembeli berkesempatan dibayarin belanjaan Ramadan sampai Rp4 miliar, terus bisa menang 100 gram emas dan lain sebagainya. Itu kan bentuk support platform untuk menarik pembeli lebih banyak lagi, supaya pelaku usaha yang ada di Tokopedia maupun di TikTok Shop itu juga bisa mendapatkan keuntungan dari adanya dukungan tersebut,” terangnya.

Baca Juga : Admin Shopee-Tokopedia Cs Kian Mahal, Seller UMKM Bakal Hijrah ke IG-TikTok

Selain promosi, kekuatan ekosistem juga didukung oleh peran kreator dan program affiliate yang semakin berkembang di platform TikTok. Apalagi, menurut Adega, program affiliate memiliki peran yang signifikan dalam mendukung kebutuhan bisnis pelaku usaha saat ini, terutama dalam membantu memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan penjualan melalui ekosistem kreator di platform digital.

Lebih lanjut, Adega menilai momentum Ramadan turut mendorong peningkatan transaksi di sejumlah kategori produk, terutama melalui fitur live shopping.

“Misalnya lewat live shopping yang ditonton 3,4 juta kali itu di minggu pertama Ramadan saja, itu mendorong produk seperti mukena, gamis, kopi, ponsel, ada kemeja juga, itu jadi paling laris tuh lewat live shopping,” bebernya.

Di samping itu, pelaku usaha di kategori fashion muslim serta makanan dan minuman juga mencatat lonjakan transaksi selama Ramadan dengan peningkatan transaksi rata-rata tumbuh 5 kali lipat.

Menurutnya, kombinasi strategi promosi yang tepat dengan momentum Ramadan serta sinergi platform yang semakin kuat antara TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop mampu menghasilkan pertumbuhan transaksi yang positif.

Baca Juga : Cek Diskon Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada Selama Ramadan 2026

Sementara itu, Communications Lead, TikTok Indonesia Edwin Lengkei Ramadan merupakan periode yang selalu menghadirkan aktivitas tinggi di platform TikTok.

Pada Ramadan tahun lalu, tercatat lebih dari 21,9 juta video diunggah oleh pengguna di Indonesia, yang menunjukkan besarnya partisipasi komunitas di platform tersebut.

Selain menjadi ruang untuk berbagi inspirasi positif dan hiburan selama Ramadan, sambung dia, fitur penemuan konten serta dukungan komunitas di TikTok juga membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, agar lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.

“Semangat berbagi inilah yang ingin kami gaungkan melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru bersama Tokopedia dan TikTok Shop,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramadhan Sultra Fest kolaborasi Pemprov, BI & Bank Sultra perkuat UMKM
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Update BSU Rp600.000 Maret 2026 Jelang Lebaran, Jadwal Cair, Cara Daftar, Syarat, dan Link Cek Penerima
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Perkuat Program Gizi Masyarakat, Dinkes Makassar Rapatkan Koordinasi Kepala Puskesmas
• 8 jam laluterkini.id
thumb
Trump Janjikan Pasukan Amerika Serikat Tetap Bertahan di Jerman, Kanselir Friedrich Merz Sebut Kabar Baik bagi Berlin
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Menelusuri Sejarah Islam di Bali, Harmoni Warisan Ulama Terdahulu
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.