Pemerintah Oman pada Kamis (5/3) menyatakan tengah mengupayakan penerbangan bagi warga yang ingin pulang dari kawasan Teluk di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah.
Otoritas Oman bekerja sama dengan pemerintah berbagai negara dan maskapai internasional untuk mengatur kepulangan warga sipil.
Dalam pernyataannya, pemerintah Oman menangkap kekhawatiran semua orang yang ingin keluar dari Timur Tengah, di saat yang panas ini.
“Bagi semua orang yang berharap bisa terbang pulang dari kawasan Teluk, pemerintah Oman bekerja sama dengan pemerintah Anda dan maskapai internasional untuk mengatur penerbangan agar Anda bisa pulang,” kata Menlu Oman, Badr Albusaidi itu dalam platform X.
Oman juga menekankan bahwa keselamatan adalah hak semua orang.
“Semua orang, apa pun paspor yang Anda pegang. Warga dari semua negara memiliki hak asasi untuk keselamatan dan keamanan. Nyawa manusia itu penting. Mari hentikan perang sekarang,” demikian pernyataan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah penerbangan internasional harus tertunda maupun dibatalkan sebagai dampak eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Teluk.





