Perang antara Amerika Serikat (AS) vs Iran makin panas usai Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal ke kapal tanker AS di perairan Teluk. Akibatnya, dilaporkan kapal tanker AS terbakar karena serangan itu.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataannya, seperti dilaporkan televisi pemerintah Teheran dan dilansir AFP, Kamis (5/3/2026), mengklaim bahwa kapal tanker AS itu "terkena rudal di sebelah utara Teluk Persia".
"Saat ini terbakar," sebut IRGC dalam pernyataannya, merujuk pada kapal tanker AS yang diserang pasukannya.
Serangan rudal Iran terhadap kapal tanker AS ini belum dikonfirmasi secara independen.
Insiden ini terjadi ketika IRGC mengumumkan bahwa mereka kini memiliki "kendali penuh" atas perairan Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia ke Samudra Hindia dan merupakan jalur pelayaran vital untuk minyak juga gas.
(isa/isa)





