Strategi Ferrari Perkuat Posisi di Pasar Mobil Mewah Indonesia

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Eurokars Prima Utama (EPU) selaku agen pemegang merek (APM) Ferrari di Indonesia, menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat posisinya di pasar mobil mewah di Tanah Air.

General Manager PT Eurokars Prima Utama, Nini Chiandra mengatakan, di tengah kondisi pasar yang masih dibayangi ketidakpastian, perusahaan memilih untuk memperkuat upaya menjangkau lebih banyak calon pelanggan sebagai strategi utama. 

Menurutnya, pendekatan 'jemput bola' tersebut dinilai menjadi langkah paling realistis untuk menjaga minat konsumen di segmen kendaraan mewah.

“Strategi dari tim kami tetap berusaha lebih aktif. Misalnya, kalau biasanya kami mengetuk 10 rumah, sekarang kami mengetuk 100 rumah. Intinya jangan pernah menyerah, walaupun kondisi seperti apa pun,” ujar Nini di Jakarta, dikutip Kamis (5/3/2026).

Tak hanya itu, Ferrari juga mulai merambah bisnis mobil bekas dengan memperkenalkan layanan Ferrari Approved. Program ini merupakan skema sertifikasi resmi untuk kendaraan pra-pemilikan Ferrari yang ditujukan untuk memastikan kualitas serta standar tinggi pada setiap unit yang ditawarkan kepada konsumen.

Dalam program tersebut, setiap mobil bekas akan melalui proses pemeriksaan menyeluruh yang mencakup hingga 201 titik inspeksi. Proses pengecekan dilakukan oleh teknisi khusus Ferrari guna memastikan kondisi kendaraan tetap sesuai standar pabrikan sebelum kembali dipasarkan.

Baca Juga

  • Kalahkan Ferrari, Perusahaan Mobil Elon Musk Jadi yang Terkaya di Dunia
  • Ferrari Ungkap Kabar Terbaru Pengembangan Mobil Listrik Miliknya

Unit kendaraan yang lolos proses sertifikasi Ferrari Approved akan memperoleh garansi resmi selama 12 bulan. Perlindungan tersebut berlaku untuk mobil hingga usia 15 tahun dengan batas jarak tempuh maksimal 120.000 kilometer, serta mencakup berbagai komponen utama kendaraan.

Ferrari juga menyediakan opsi perpanjangan garansi hingga kendaraan memasuki usia 16 tahun. Selain itu, calon pelanggan dapat mencari unit Ferrari pra-pemilikan melalui platform digital resmi Ferrari, sekaligus melakukan personalisasi kendaraan, mulai dari bagian eksterior, interior, hingga komponen performa tertentu sesuai preferensi.

Di sisi lain, Nini mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bagi pasar mobil mewah saat ini berasal dari dinamika global. Menurutnya, ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat berpotensi memberikan dampak terhadap berbagai sektor di tingkat global, termasuk energi dan industri otomotif.

Dia menilai ketidakpastian global tersebut berpotensi memengaruhi kondisi perekonomian domestik. Apalagi, sebagian besar pelanggan Ferrari berasal dari kalangan pelaku usaha yang dinilai rentan terdampak langsung oleh gejolak ekonomi.

“Kami mungkin belum merasakan dampaknya secara langsung. Namun, dengan berbagai informasi yang kami dengar, tentu kami berharap situasinya tidak berkembang lebih jauh. Apalagi kalau melihat dampaknya terhadap minyak dan kondisi dunia secara umum,” jelasnya.

Meski demikian, Nini menilai Ferrari tetap memiliki kekuatan dari sisi citra merek yang telah terbangun kuat di masyarakat. Hal tersebut dinilai menjadi modal penting bagi perusahaan untuk mempertahankan minat konsumen di segmen kendaraan mewah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Gianyar, Diduga WNA Ukraina yang Hilang Diculik
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Eks Anak Buah Nadiem Curhat Sempat Marah dan Nangis Saat Diperiksa Jaksa
• 16 jam laludetik.com
thumb
Iran Serang Pasukan Separatis Anti-Iran di Kurdistan Irak
• 22 jam laludetik.com
thumb
Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar, Iptu N Jadi Tersangka
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPJPH dan KPK Luncurkan Dashboard Jaga Sertifikasi Halal untuk Perkuat Integritas Layanan Publik
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.