WamenHAM Mugiyanto Terjebak di Doha Imbas Konflik AS-Israel dan Iran

tvonenews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto Sipin, ikut terdampar di Doha, Qatar akibat terganggunya penerbangan imbas konflik militer antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Meski dalam kondisi stranded (terdampar), Mugiyanto justru membantu Kedutaan Besar RI di Qatar memfasilitasi ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang juga tertahan di bandara tersebut.

Mugiyanto mengungkapkan hingga kini belum ada kepastian terkait kelanjutan penerbangan dari Bandara Doha.

“Masih belum ada perkembangan. Status penerbangan dari Doha Airport akan diumumkan tanggal 6 Maret. Semoga sudah bisa dimulai ada penerbangan,” kata Mugiyanto, Kamis (5/3/2026).

Saat ini Mugiyanto tinggal sementara di Wisma Indonesia di Doha. Selama berada di Wisma Indonesia, ia mengaku berkoordinasi langsung dengan Duta Besar RI untuk Qatar guna membantu memfasilitasi WNI yang terdampak penutupan penerbangan.

Menurutnya, sedikitnya ada sekitar 214 WNI yang saat ini terdampar di Doha dan menunggu kepastian penerbangan lanjutan.

“Karena tinggal di Wisma Indonesia, saya berkoordinasi dan membantu Pak Dubes RI untuk Qatar untuk menangani dan memfasilitasi sekitar 214 WNI yang stranded di Doha,” ujarnya.

Mugiyanto mengatakan pihak Kedutaan juga telah menggelar pertemuan secara daring dengan para WNI yang terdampak untuk mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan mereka.

“Melalui Zoom meeting dengan mereka pagi ini Kedubes di Doha dan saya sebagai Wakil Menteri HAM turut mendengarkan kekhawatiran, kebutuhan dan rencana-rencana warga yang terdampar untuk mencari jalan ke luar Doha untuk melanjutkan perjalanan,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah tetap hadir untuk melindungi seluruh WNI, termasuk puluhan ribu warga Indonesia yang tinggal di Qatar.

“Sebagai pemerintah Pak Dubes dan saya menyampaikan bahwa negara akan selalu hadir melindungi dan melayani warga serta memastikan keamanan dan keselamatan mereka yang terdampak, termasuk 27 ribu WNI yang ada di Qatar karena bekerja, sekolah atau menetap tinggal di Qatar,” ujarnya.

Pemerintah juga meminta seluruh WNI mematuhi arahan Kedutaan Besar RI serta otoritas setempat demi keselamatan.

“Kami sampaikan agar seluruh WNI mematuhi arahan dan himbauan Dubes RI dan otoritas Qatar terkait keselamatan,” kata Mugiyanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UEA Mediasi Pertukaran 400 Tawanan Rusia-Ukraina
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Tenang, Indonesia Sudah Amankan Pasokan Minyak hingga LPG dari Luar Timur Tengah
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Akulaku Finance Salurkan Pembiayaan Rp7,44 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 23 Persen
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Sidak Pasar Ramadan Mapanyukki, Jajanan Takjil Langsung Diuji di Lab Berjalan
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Driver Ojol Harap Skema THR Disesuaikan Dengan Aktivitas Kerja
• 15 detik lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.