35% Jalan di Garut Rusak Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, GARUT - Ratusan kilometer jalan di Kabupaten Garut, Jawa Barat masih berada dalam kondisi rusak sedang dan rusak berat menjelang arus mudik Lebaran 2026. Hingga awal Maret 2026, terdapat 357,645 kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak sedang dan rusak berat dari total panjang jalan 1.022 kilometer.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut Sidik Edi Sutopo mengatakan, angka tersebut menjadi indikator penting dalam membaca kesiapan infrastruktur daerah menghadapi mobilitas tahunan yang meningkat saat Lebaran.

“Secara data, kondisi jalan rusak dan rusak berat masih cukup signifikan. Ini tentu menjadi perhatian karena mobilitas masyarakat saat mudik biasanya meningkat tajam,” ujar Sidik, Kamis (5/3/2026).

Berdasarkan catatan BPS, panjang jalan dalam kondisi rusak sedang tercatat 138,340 kilometer, sementara rusak berat mencapai 219,305 kilometer. Jika digabungkan, totalnya mencapai lebih dari 35% dari keseluruhan jalan kabupaten.

Sementara itu, panjang jalan dalam kondisi baik justru mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, jalan berkondisi baik masih mencapai 569,83 kilometer. Angka tersebut turun menjadi 541,945 kilometer pada 2024, dan kembali menyusut menjadi 474,810 kilometer pada 2025.

Secara proporsi, pada 2023 sekitar 68% jalan kabupaten berada dalam kondisi baik. Namun, pada 2025, persentasenya turun menjadi sekitar 46%. Artinya, kurang dari separuh jalan kabupaten di Garut kini berada dalam kondisi prima.

Baca Juga

  • 186 Km Jalan di Cirebon Rusak
  • 16 Ruas Jalan di Cirebon Diperbaiki Jelang Mudik Lebaran 2026
  • Jelang Mudik 2026, 120 Km Jalan Kabupaten Cirebon Rusak Berat

Di sisi lain, panjang jalan dengan kondisi sedang meningkat dari 139,65 kilometer pada 2023 menjadi 189,780 kilometer pada 2025. Kenaikan ini menunjukkan adanya pergeseran kualitas dari kategori baik ke sedang, serta potensi penurunan lebih lanjut apabila tidak dilakukan pemeliharaan rutin.

Sidik menjelaskan, data tersebut juga menunjukkan adanya penambahan total panjang jalan kabupaten dari 829 kilometer pada 2023 menjadi 1.022,235 kilometer pada 2024 dan 2025. Penambahan sekitar 193 kilometer itu dipengaruhi oleh pembaruan pendataan dan kemungkinan penambahan ruas baru.

“Penambahan panjang jalan memang terjadi, tetapi tantangannya adalah bagaimana menjaga kualitasnya agar tetap baik. Karena kalau tidak, biaya perbaikan di masa depan akan jauh lebih besar,” katanya.

Dari sisi ekonomi, kondisi infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap distribusi barang dan jasa, biaya logistik, hingga pergerakan wisatawan. Garut yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Jawa Barat berpotensi mengalami tekanan tambahan jika akses jalan menuju sejumlah kawasan belum sepenuhnya optimal.

Saat arus mudik Lebaran, jalur-jalur alternatif dan penghubung antar-kecamatan biasanya mengalami lonjakan volume kendaraan. Dengan lebih dari 350 kilometer jalan dalam kondisi rusak dan rusak berat, risiko kemacetan dan perlambatan distribusi barang diperkirakan meningkat.

Selain itu, sektor pertanian dan perdagangan yang bergantung pada kelancaran transportasi darat juga berpotensi terdampak. Biaya angkut hasil bumi bisa meningkat apabila waktu tempuh lebih lama akibat kondisi jalan yang tidak memadai.

Sidik menegaskan, BPS mencatat dan menyajikan data sebagai dasar perencanaan pembangunan. Ia berharap angka-angka tersebut dapat menjadi rujukan dalam menentukan prioritas perbaikan infrastruktur.

“Data ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan agar kualitas jalan dapat ditingkatkan, terutama menjelang periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ditembak Jatuh Iran! Penampakan Pecahan Puing Drone Israel Hancur
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Ketika konflik Timur Tengah menghentikan aktivitas ruang udara dunia
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Viral Bullying Siswa SMP di Cirebon, Korban Mengaku 3 Kali Dikeroyok
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Volkswagen Siaga Mudik untuk Pengguna ID. Buzz, Mudik Pakai Mobil Listrik
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Video:CT ARSA, Sakinah Finance dan Airnav Gelar Pemberdayaan Disabilitas
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.