- Presiden Prabowo Subianto mengadakan buka puasa bersama para ulama di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/2/2026).
- Mamah Dedeh mengungkapkan Prabowo menyampaikan kondisi luar negeri dan peperangan dunia kepada para ulama hadir.
- Diskusi hangat para tokoh agama dengan Presiden membahas dinamika geopolitik dan persiapan masyarakat menghadapi libur Lebaran.
Suara.com - Mamah Dedeh atau Dedeh Rosidah mengungkapkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para ulama di Istana Kepresidenan Jakarta dalam agenda buka puasa bersama.
Perbincangan di dalam Istana diungkapkan Mamah Dedeh setelah ia keluar lebih dahulu lantaran ada agenda syuting di salah satu stasiun televisi swasta.
"Alhamdulillah beliau menerangkan tentang luar negeri, kondisi luar negeri, tentang negara kita, tentang bagaimana sekarang peperangan yang terjadi, itu yang dia sampaikan," kata Mamah Dedeh di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Mamah Dedeh yang keluar pukul 21.52 mengatakan bahwa pertemuan antara kepala negara dan para ulama masih terus berlanjut dengan pembahasan mengenai geopolitik.
"Belum selesai, belum ada pesan khusus. Jadi baru menyampaikan tentang kondisi dunia saat ini. Abis ini kata dia menyampaikan tentang krisis bangsa," kata Mamah Dedeh.
Prabowo Bertemu UlamaSetelah berbuka puasa bersama satu meja dengan tiga ulama, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan agenda berbuka puasa bersama dengan sejumlah ulama lain di Istana Kepresidenan Jakarta.
Sebelumnya, saat berbuka, Prabowo terlebih dahulu menjamu Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka.
Tampak Prabowo berbincang-bincang terlebih dahulu sebelum azan magrib. Adapun Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar tampak mencatat.
Setelahnya, Prabowo beserta para ulama menuju tenda di halaman tengah antara Istana Merdeka dan Istana Negara. Di sini, Prabowo kembali menggelar acara buka puasa bersama dengan ulama dan pimpinan ormas Islam yang lebih banyak.
Baca Juga: JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
Prabowo tampak menyapa dan bersalaman dengan sejumlah ulama dan tokoh Islam. Kepala negara bahkan mencium tangan Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso Mojo Kediri KH. Nurul Huda Djazuli saat menyapa.
Tampak hadir juga pengasuh Ponpes Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dan Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri KH. Kafabihi Ali Mahrus.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya buka suara perihal agenda buka puasa Prabowo bersama pimpinan PBNU, PP Muhammadiyah, dan MUI.
Ia menyampaikan dalam suasana hangat penuh keakraban saat berbuka, Prabowo dan para tokoh Islam tersebut juga memanfaatkan momen untuk berdialog mengenai berbagai isu aktual.
Menurut Seskab Teddy, diskusi mencakup kesiapan masyarakat menghadapi libur Lebaran di Tanah Air serta perkembangan dinamika geopolitik global yang tengah menjadi perhatian dunia.
“Sembari berbuka, Presiden Prabowo berbincang dan berdiskusi terkait persiapan liburan Lebaran di Tanah Air, sekaligus membahas dinamika geopolitik dunia,” kata Teddy dalam keterangannya.




