KOMPAS.TV - Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis video yang diduga menunjukkan bom dan rudal AS yang menghancurkan peralatan militer Iran di darat dan di laut.
Rilis rekaman tersebut terjadi ketika Washington dan Israel mengintensifkan pemboman mereka pada hari Rabu (4/3/2026) terhadap pasukan keamanan Iran dan simbol-simbol kekuasaan lainnya.
Saat perang kembali meluas, Teheran bersumpah untuk menghancurkan sepenuhnya infrastruktur militer dan ekonomi Timur Tengah.
Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan rudal dan juga drone yang disebut sebagai bagian dari gelombang ke-18 operasi militer, "True Promise Four".
Garda Revolusi telah memulai "peluncuran gelombang ke-18 operasi Janji Sejati 4 terhadap entitas Zionis pada Rabu (4/3/2026) malam.
Kapal Iran tenggelam ditorpedo Amerika Serikat. Ironisnya, kapal tersebut ditengarai ditembak tidak dalam posisi bertempur, tapi dalam perjalanan pulang usai mengikuti latihan bersama Angkatan Laut India, di Teluk Benggala.
Apakah ini akan memicu perang yang lebih luas dan berkepanjangan?
Kita bahas bersama mantan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Purnawirawan Agus Supriatna dan Pakar Geopolitik dan Keamanan Nasional, Wibawanto Nugroho Widodo PhD.
Baca Juga: Perang Memanas, Menteri P2MI Pastikan Pekerja Migran di Iran Aman | KOMPAS MALAM
#amerika #iran #rudal
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- kapal iran
- torpedo as
- rudal as
- militer iran
- samudera hindia





