Soal Kerugian Negara Rp171 Triliun di Kasus Minyak Mentah, Febri Diansyah: Hati-Hati Beri Informasi!

okezone.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA - Praktisi hukum Febri Diansyah menanggapi narasi yang beredar di media sosial terkait penyebutan kerugian negara sebesar Rp171 triliun dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. 

Febri mengingatkan pengelola akun media sosial agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, terutama yang berkaitan dengan perkara hukum. Menurutnya, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dalam putusannya telah menyatakan bahwa angka Rp171 triliun tersebut masih bersifat asumsi.

"Min, hati-hati memberikan informasi. Tidak benar itu 171 triliun kerugian negara. Yang benar, dugaan kerugian perekonomian negara. Dan kemarin hakim PN menyatakan itu enggak terbukti karena bersifat asumsi," kata Febri dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga :
Kerry Riza Dituntut 18 Tahun Bui, Kuasa Hukum: Isi Tuntutan Kembar Identik dengan Dakwaan

Febri juga menyertakan tautan berita terkait putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menyatakan kerugian Rp171 triliun dalam perkara tersebut tidak terbukti. Ia mengajak semua pihak untuk menyampaikan informasi yang lebih edukatif dan berbasis fakta, bukan asumsi.

"Mari lakukan edukasi masyarakat dengan informasi yang benar," tulisnya.

Baca Juga :
Dituntut 18 Tahun, Kubu Kerry Riza Siapkan Pleidoi dan Harap Hakim Memutus Adil

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
All England: Raymond/Joaquin Lolos Semifinal Usai Kalahkan Unggulan 3 Asal China
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Bermain Kurang Sabar, Rian/Rahmat Kandas dari Chen/Liu di All England 2026
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Industri Pinjol Diproyeksi Panen, Ini Datanya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dorong Pertumbuhan Pariwisata, Wawali Makassar Dukung Rakernas II ASITA Sulsel
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Mudik Lebaran 2026, Jumlah Angkutan Laut di Pelabuhan Sampit Bertambah 
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.