Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat penyelesaian proyek strategis pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei (Dusem) sepanjang 541 kilometer (km). Proyek ini ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada akhir 2027.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswandono, mengatakan proyek pipa gas ini jadi bagian penting dalam mewujudkan integrasi jaringan pipa gas nasional atau yang kerap disebut sebagai tol gas.
"Pipa gas ini saya akan menyelesaikan dalam 20 bulan ke depan. Tersambung tol gas itu, Insyaallah selesai di akhir 2027," kata Agung dalam acara Bincang Santai EITS 2026 di Jakarta Pusat, Kamis (5/3), dikutip Jumat (6/3).
Agung menjelaskan, proses persiapan proyek masih terus dimatangkan melalui berbagai rapat intensif di internal pemerintah dan dengan pihak terkait.
"Sampai kemarin Itu masih rapat maraton, mereka masih butuh kepastian untuk membangun pipa, butuh kepastian accessibility untuk membangun. POD-nya sudah dapat, tapi FID-nya belum," jelas Agung.
Pemerintah siap memberikan dukungan anggaran agar proyek bisa segera direalisasikan. Menurut Agung, kepastian dari pemerintah diharapkan mampu mendorong pelaku industri untuk meningkatkan produksi gas.
"Saya siap sampaikan APBN siap, mudah-mudahan dengan rapat-rapat yang cukup panjang ini mereka teryakinkan, dan mereka mau lah memproduksi lebih banyak," kata Agung.
Di sisi lain, pemerintah juga menghadapi tantangan dalam meningkatkan produksi minyak nasional. Kementerian ESDM menargetkan lifting minyak dapat mencapai 900 ribu barel per hari pada akhir masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 2029.
Namun, Agung mengakui target tersebut tidak mudah dicapai. Berdasarkan perhitungan sementara, produksi minyak nasional pada periode 2029 diperkirakan masih berada di kisaran 800 ribu barel per hari.
"Pak Menteri sebetulnya menargetkan lifting itu 900 ribu barel di 2029. Cukup berat memang, menurut hitungan sementara di kita, itu masih optimis bisa mencapai 800 (ribu barel), tapi tipis. Untuk mencapai 900 ribu masih agak butuh effort," imbuh Agung.





