jpnn.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tanjung Kesuma, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Langkah tegas berupa pemberhentian terhadap kepala dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dilakukan karena yang bersangkutan diduga terlibat kasus pencabulan anak.
BACA JUGA: Menu MBG Ramadan Diprotes Orang Tua Siswa, Sufmi Dasco Merespons
BGN mengambil langkah tegas setelah menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut dan memastikan kepala SPPG itu telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Menurut Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, pihaknya langsung mengambil langkah administratif paling tegas terhadap yang bersangkutan.
BACA JUGA: BGN Ogah Kompromi, 47 SPPG Penyedia Menu Tak Layak Konsumsi Diberi Suspensi
Dia memastikan BGN tidak menoleransi segala bentuk tindakan kekerasan maupun kejahatan terhadap anak, terlebih jika dilakukan oleh individu yang terlibat dalam pelaksanaan program pelayanan publik.
"Begitu kami menerima laporan dan memastikan bahwa pelaku telah diamankan oleh kepolisian, BGN langsung memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan dari jabatannya sebagai kepala SPPG. Kami tidak memberikan toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum dan mencederai nilai kemanusiaan," ujar Nanik di Jakarta, Jumat (6/3).
BACA JUGA: Kantongi Data BPOM, BGN Pastikan Penyebab Siswa MIN di Bengkulu Meninggal Bukan MBG
Kasus itu menjadi perhatian serius karena terduga pelakunya melakukan tindakan yang bertentangan dengan nilai integritas dan tanggung jawab moral yang seharusnya dimiliki oleh setiap pelaksana program pemerintah.
Menurut Nanik, BGN mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.
"BGN menghormati proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian. Kami berharap kasus ini dapat diproses secara tuntas sehingga memberikan keadilan bagi korban dan menjadi pembelajaran serius bagi seluruh pihak," kata Nanik.
Meski demikian, BGN memastikan pelayanan Program MBG di wilayah Lampung Timur tetap berjalan normal setelah ada pengganti untuk kepala SPPG yang dicopot itu.
Lebih lanjut, Nanik menyampaikan bahwa BGN akan melakukan evaluasi internal terhadap mekanisme seleksi dan pengawasan sumber daya manusia yang terlibat dalam operasional SPPG di berbagai daerah.
"Kejadian ini menjadi momentum evaluasi bagi kami untuk memperkuat proses seleksi, pembinaan, serta pengawasan terhadap seluruh pelaksana program di lapangan agar standar integritas, moralitas, dan profesionalisme tetap terjaga," tegasnya.(jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mau Awasi MBG? Ayo Viralkan Menu Tak Layak Dikonsumsi!
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




