JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gajah Mada (UGM), Tiyo Ardianto terus menjadi sorotan karena berani dan lantang mengkritik program dari pemerintahan Prabowo Subianto.
Tiyo berani mengrikit program Makan Bergizi Gratis (MGB) juga mempertanyakan kejelasan dari program Koperasi Desa Merah putih.
BACA JUGA:9 Negara yang Memiliki Senjata Nuklir Terbanyak di Dunia, Siapa Nomor Satu?
BACA JUGA:IHSG Sesi Siang Terguncang ke Zona Merah di Level 7.509
Kali ini sebuah potongan video dari Ketua BEM UGM tersebut viral karena berani menyinggung program MBG dengan konflik di Timur Tengah yang memanas antara Amerika Serikat, Israel dan Iran.
Dalam video viral tersebut, Tiyo menyindir bahwa ompreng untuk menu MBG bisa jadi senjata Indonnesia jika terjadi perang dunia ke III.
“Sebentar lagi perang dunia ke III, Iran punya rudal balistik, Israel punya Iron Dome, Amerika rudal 3000 lebih, Rusia juga punya rudal 3000 lebih,” ujar Tiyo di dalam video.
Awal Tiyo Ardianto Kritik Prabowo
Ketua BEM UGM ini pun menyindir dengan mengatakan Preseden Prabowo bisa tenang, karena memiliki senjata yang luar biasa.
BACA JUGA:Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Tol Saat Mudik Lebaran 2026, Catat Tanggalnya!
BACA JUGA:Kapan Malam Nuzulul Quran 2026? Cek Perkiraan NU, Pemerintah, dan Muhammadiyah
“Tapi tenang saja pak Prabowo, karena Indonesia sudah punya 80 juta ompreng MBG,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan penonton di dalam video.
Tiyo Ardianto mulai memberikan kritik dengan mengirim surat terbuka ke UNICEF pada 6 Februari 2026, untuk merespons tragedi siswa SD di NTT yang diduga tak mampu membeli alat tulis.
Dalam sikapnya, Tiyo ikut mengkritisi prioritas anggaran pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto dan menyebutnya semerawut.
Pada kritiknya tersebut, Tiyo juga mengucapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebagai Presiden Bodoh.
- 1
- 2
- »




