Dedi Mulyadi Sambangi Gadis Kembar Tunarungu Viral di Bandung, Dapat Pujian Netizen

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.IDDedi Mulyadi kepergok sambangi gadis kembar tunarungu viral di Bandung. Aksi Gubernur Jabar itu langsung mendapat pujian dari netizen.

Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi kepada gadis kembar difabel tunarungu di Bandung yang sempat viral di media sosial. Sebelumnya, dua gadis kembar tunarungu bernama Hasna dan Hasni di Bandung ini sempat disorot gara-gara video mereka saat membagikan kabar bahagia bahwa mereka diterima bekerja di sebuah departement store ternama, Matahari Mall, kepada seorang pemilik warung langganannya, viral.

Terbaru, Dedi Mulyadi sambangi gadis kembar tunarungu viral di Bandung. Aksi Gubernur Jabar itu langsung mendapat pujian dari netizen.

Dalam video yang beredar luas di media sosial tersebut, keduanya menuai pujian dari warganet. Meski memiliki keterbatasan karena tidak dapat berbicara seperti kebanyakan orang, sikap mandiri, keceriaan, serta semangat mereka saat bekerja mendapat banyak apresiasi.

Semangat dan keceriaan yang ditunjukkan Hasna dan Hasni membuat banyak orang tersentuh. Warganet menilai kisah mereka mampu memberikan inspirasi, tidak hanya bagi para penyandang disabilitas atau difabel, tetapi juga masyarakat umum agar lebih mensyukuri kehidupan.

Popularitas dua gadis kembar difabel tersebut rupanya turut menarik perhatian Dedi Mulyadi. Bahkan beberapa waktu lalu, Hasna dan Hasni sempat diundang untuk datang ke kediaman Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Belum lama ini, Dedi Mulyadi kembali memberikan kejutan dengan mengunjungi tempat kerja Hasni di gerai Matahari Department Store yang berada di Bandung Indah Plaza, Kota Bandung. Kedatangannya kali ini untuk berbelanja sejumlah pakaian Lebaran.

Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat itu langsung disambut hangat oleh Hasni dengan senyum ceria. Diketahui, Hasni bertugas di bagian penjualan pakaian pria. Saat mengetahui hal tersebut, Dedi Mulyadi pun langsung dilayani oleh Hasni.

Dengan penuh semangat, Hasni memperlihatkan beberapa pilihan pakaian yang diminati Dedi Mulyadi. Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi membeli berbagai pakaian bernuansa putih, mulai dari kaus, kemeja hingga baju koko yang memang dikenal sebagai gaya berpakaian khasnya.

Setelah memilih sejumlah pakaian, Hasni kemudian menghitung total harga barang yang dibeli oleh Dedi Mulyadi. Dengan wajah penuh keceriaan, Hasni juga menjelaskan kepada pelanggan tersebut bahwa beberapa produk sedang memiliki promo spesial, yakni beli dua gratis satu.

Mengetahui adanya promo tersebut, Dedi Mulyadi pun memutuskan untuk membeli lebih banyak pakaian. Sebagian di antaranya bahkan ia siapkan sebagai baju Lebaran untuk para stafnya.

 

Awal Mula Kisahnya Viral

Sebelumnya, saat bertemu di Lembur Pakuan, Hasna dan Hasni sempat menceritakan bagaimana kisah mereka bisa menjadi viral hingga akhirnya diterima bekerja di Matahari.

Sepupu yang mendampingi keduanya menjelaskan bahwa video yang memperlihatkan Hasna dan Hasni menyapa pemilik warung langganan sebenarnya sudah direkam sejak lama. Namun, rekaman tersebut baru ramai diperbincangkan dan viral di media sosial belakangan ini.

“Itu sebenarnya kejadian sudah lama. Mereka mau main ke rumah teman (anak pemilik warung) yang juga disabilitas.”

“Pemilik warungnya iseng merekam karena mereka terlihat unik dan bersemangat bilang ’sudah kerja’ sambil pakai atribut Matahari,” ujar sang sepupu, dikutip dari TribunJabar.id.

Diketahui, Hasna dan Hasni telah menjalani pekerjaan mereka selama sekitar tujuh bulan di gerai Matahari Department Store tersebut. Hasna ditempatkan di gerai Matahari yang berada di Festival Citylink, sementara Hasni bekerja di Matahari yang berlokasi di Bandung Indah Plaza (BIP), Kota Bandung.

Kesempatan mereka bergabung dengan department store itu bermula ketika mendapat informasi mengenai lowongan pekerjaan dari seorang teman.

Setelah mengetahui kabar tersebut, keduanya kemudian mengirimkan lamaran melalui email. Mereka pun mengikuti proses seleksi, mulai dari wawancara hingga tes, sampai akhirnya dinyatakan lolos dan diterima bekerja.

Sebelum bergabung dengan Matahari, Hasna sempat memiliki pengalaman kerja di sebuah percetakan serta di jaringan minimarket Alfamart. Hasna dan Hasni mengaku sangat bersyukur bisa memperoleh pekerjaan tersebut meskipun memiliki keterbatasan.

Pendapatan yang mereka peroleh dari pekerjaan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan bulanan, sementara sebagian lainnya disisihkan sebagai tabungan.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengaku bangga dengan semangat dan perjuangan Hasna serta Hasni. Menurutnya, kedua gadis tersebut layak menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Jawa Barat.

 

“Saya bangga, jadi orang Jawa Barat itu bukan hanya mereka yang bermasalah menjadi LC (pemandu lagu) di Maumere, tapi juga banyak gadis-gadis cantik yang berkualitas juga,” ujarnya.

Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kisah Hasna dan Hasni ingin ia angkat sebagai contoh positif. Menurutnya, di tengah munculnya kasus 13 perempuan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) beberapa waktu lalu, masih banyak perempuan muda di Jawa Barat yang menunjukkan hal-hal membanggakan dan mampu memberikan inspirasi, seperti yang ditunjukkan oleh Hasna dan Hasni.

Ia juga memberikan apresiasi atas sikap mandiri yang dimiliki keduanya. Meski memiliki keterbatasan, Hasna dan Hasni dinilai tetap bersemangat menjalani kehidupan dan tidak menyerah menghadapi berbagai tantangan.

“Saya bangga punya rakyat seperti ini. Mandiri, bervisi, dan cantik. Ini contoh perempuan Sunda yang,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dedi Mulyadi juga memberikan sejumlah uang (honorarium) kepada gadis kembar tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kemandirian mereka.

Kunjungan Dedi Mulyadi ke tempat kerja Hasni ternyata merupakan realisasi dari janji yang sebelumnya pernah ia sampaikan kepada Hasni dan saudara kembarnya, Hasna Alifah Salsabila. Janji tersebut diucapkan saat mereka bertemu di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

"Saya janji kan mau belanja ke sini, saya harus menepati janji saya," ujar Dedi, dikutip dari Instagram pribadinya @dedimulyadi71.

Sebelumnya, Hasni dan Hasna sempat menjadi perbincangan publik setelah kisah mereka ramai beredar di media sosial. Dua perempuan kembar berusia 21 tahun tersebut diketahui bekerja di sebuah gerai Matahari Department Store, meskipun memiliki keterbatasan dalam pendengaran.

Saat tiba di toko, Dedi langsung menyapa Hasni yang sedang bertugas di area penjualan pakaian. Ia kemudian berkeliling di dalam toko untuk memilih beberapa pakaian yang ingin dibelinya.

Suasana pertemuan mereka berlangsung hangat. Meski menjadi pusat perhatian pengunjung, Hasni tetap terlihat fokus menjalankan pekerjaannya. Dedi juga sempat menanyakan harga beberapa pakaian yang dipilihnya secara langsung kepada Hasni.

"Mana lagi yang paling bagus, bajunya mana. Kaos yang panjang, putih panjang. Mana lagi," kata Dedi.

 

Kehadiran Dedi di lokasi membuat suasana toko menjadi lebih ramai. Sejumlah pengunjung mal tampak berhenti untuk menyaksikan momen tersebut, bahkan beberapa di antaranya merekamnya menggunakan ponsel.

Menurut Dedi, kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan moral bagi Hasni dan Hasna agar tetap bersemangat dalam bekerja.

Ia juga menuliskan pesan inspiratif dalam unggahannya. Menurutnya, setiap manusia memiliki kelebihan masing-masing.

Hal yang sering dianggap sebagai kekurangan sebenarnya bisa menjadi kelebihan tersembunyi yang diberikan oleh Tuhan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah mengeluh dalam menjalani kehidupan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Populer: Mawa Jijik Lihat Video Zina Insanul; Fairuz A Rafiq soal Fadia
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Tidur dengan Lampu Menyala
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ucapan Keras Amran, Jamin Stok Beras-Pupuk Aman: Sudah Perhitungkan!
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dua Tewas, Rem Blong Truk Kontainer Picu Tabrakan Beruntun di KM 93 Cipularang
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sidak Mitra Bayar Di Makassar, Komisaris Taspen Pastikan Layanan THR di Sejumlah Daerah Aman dan Lancar
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.