Wujudkan Solidaritas, DPP Golkar Salurkan Ribuan Paket Rendang Kaleng untuk Warga Palestina

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Syajarotun Thoyyibah DPP Partai Golkar mempertegas komitmen kemanusiaannya dengan menggelar kegiatan bertajuk "Road Show Ramadhan untuk Palestina". 

Acara yang berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026 ini menghadirkan sosok istimewa, yakni seorang Imam Besar dari Palestina.

Baca Juga :
Didesak Mundur dari Board of Peace, Prabowo Mau Ikhtiar Dulu
Jimly Usul RI Tangguhkan Keanggotaan Board of Peace Sampai Konflik AS-Iran Reda

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penyaluran bantuan kemanusiaan secara konkret. 

DPP Partai Golkar melalui DKM Masjid Syajarotun Thoyyibah menyerahkan bantuan berupa 3.000 makanan kaleng siap saji daging rendang. Pemilihan rendang kaleng ini dinilai strategis karena sifatnya yang tahan lama dan praktis untuk didistribusikan kepada masyarakat Palestina yang sedang mengalami krisis pangan.

Dalam sambutannya, Imam Besar Palestina mengungkapkan rasa bahagia yang mendalam atas sambutan hangat rakyat Indonesia. Ia menyebut bahwa dukungan yang diberikan Indonesia bukan sekadar retorika diplomatik, melainkan cinta yang dirasakan langsung oleh rakyat Palestina.

"Saya sangat senang dan terharu bisa mengunjungi Indonesia. Kecintaan masyarakat Indonesia kepada Palestina bukan hanya kami dengar, tetapi kami rasakan secara nyata. Kehadiran saya di sini menjadi bukti bahwa ukhuwah Islamiyah dan solidaritas kemanusiaan itu hidup dan kuat," kata dia.

Dia juga menegaskan bahwa dukungan moral dan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia memberikan semangat besar bagi rakyat Palestina untuk terus bertahan.

“Bantuan ini bukan sekadar makanan, tetapi pesan persaudaraan dan harapan. Kami merasa tidak sendirian. Indonesia selalu ada di hati rakyat Palestina,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Syajarotun Thoyyibah, Dr. Dian Assafri Nasa’i, SH, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan diplomasi kemanusiaan. Menurutnya, peran masjid di era modern harus melampaui batas-batas ibadah ritual.

"Masjid tidak hanya menjadi ruang ibadah ritual, tetapi juga pusat pembinaan umat yang melahirkan kepedulian sosial global. Kehadiran Imam Besar Palestina di tengah 284 santri hari ini adalah pelajaran sejarah dan iman yang nyata. Kami ingin para santri memahami arti perjuangan, keteguhan, dan persaudaraan lintas bangsa," ujar Dr. Dian.

Baca Juga :
Pantang Nyerah! Chiki Fawzi Bakal Berlayar Lagi ke Gaza, Ini Tujuannya
Ahmad Muzani: RI Bisa Kapan Saja Keluar dari Board of Peace, Asal...
Israel Tutup Akses ke Masjid Al Aqsa di Tengah Perang Melawan Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Parcel Isi Barang Pecah Belah Banyak Diminati Jelang Lebaran
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Kubu Yaqut Sebut Notula Ekpose Tak Bisa Jadi Alat Bukti KPK Tetapkan Tersangka
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Prediksi Skor Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026, Susunan Pemain & Head to Head
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Desak Iran Menyerah Tanpa Syarat
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Simbol Kerukunan: Menag Kunjungi Katedral Surabaya
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.