Menikmati Buka Puasa dengan View Senja Gunung Merapi di Yogya Utara

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Menjelang senja di sisi utara Yogyakarta, suasana menunggu waktu berbuka terasa berbeda di Merapi Garden, area terbuka milik Hyatt Regency Yogyakarta. Di tempat ini, batas antara ruang makan dan alam terbuka seakan menyatu. Saat cuaca cerah, Gunung Merapi tampak jelas dari kejauhan, menjadi latar alami yang melengkapi pengalaman berbuka di tengah udara segar dan pemandangan hijau sekitar.

Executive Chef Hyatt Regency Yogyakarta, Mokhammad Dhian Radwiyanto, menjelaskan bahwa pemanfaatan ruang terbuka ini merupakan strategi untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para tamu.

“Semi-outdoor ini menjadi sebuah daya tarik juga bahwa berbuka itu tidak selalu dalam ruangan, makanya keunikan daripada Hyatt Regency ini kita membuka ruang di mana open space ini menjadi sebuah daya tarik atau special unique selling point-nya,” ujar Dhian saat ditemui tim Pandangan Jogja, Senin (23/2)

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Suasana alam terbuka diharapkan mampu memberikan efek relaksasi bagi pengunjung.

“Supaya ketika lelah itu atau pada saat warga-warga Jogja ingin menikmati hidangan berbuka, kita memfasilitasi itu untuk sesuatu yang me-refresh kembali, biar rileks juga menikmati suasana outdoor yang dengan golf court-nya,” tambah Dhian.

Menurutnya, area terbuka memberikan ruang gerak dan sirkulasi udara yang lebih lega. “Dengan kita juga semi-outdoor, kita sajikan berbagai macam hidangan sehingga biar tidak sumpek lah, supaya lebih refresh lagi.”

Di tengah suasana yang menyegarkan tersebut, Hyatt Regency Yogyakarta menghadirkan tema “Culinary Journey”, sebuah petualangan rasa yang menyajikan aneka hidangan Timur Tengah, Chinese, Japanese, Western, hingga kuliner khas Nusantara. Salah satu primadona yang selalu dinanti adalah Smoked Wagyu Beef, sebuah menu spesial yang lahir dari dedikasi tim dapur untuk memberikan yang terbaik di bulan suci.

“Ada smoked beef, kita dari wagyu. Jadi buat saya pribadi, Ramadan itu bulan yang memang ditunggu-tunggu setiap tahun, maka kita juga ingin memberikan special of attention, special of taste, special of food untuk para pecinta kuliner yang ada di Jogja terutama,” jelas Chef yang telah berpengalaman 25 tahun di hot kitchen tersebut.

Selain ratusan menu pilihan, pengalaman berbuka semakin unik dengan kehadiran surprise menu yang diantarkan menggunakan troli saji dan bunyi lonceng khas setiap harinya. Perpaduan antara kelezatan hidangan premium dan suasana outdoor yang tenang menjadikan momen berbuka terasa lebih istimewa.

Seluruh pengalaman dalam "Culinary Journey" Ramadan di Hyatt Regency Yogyakarta ini dapat dinikmati dengan tarif Rp315.000 nett per orang. Dengan lokasi yang strategis dan suasana yang jauh dari kesan sumpek, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin merayakan momen berbuka dengan cara yang lebih segar dan rileks.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Selat Hormuz, Pemerintah Intensifkan Negosiasi dengan Iran
• 16 jam lalumatamata.com
thumb
CEO TelkomGroup (TLKM) Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
BMKG Peringatkan Risiko Karhutla 2026 Meningkat akibat Cuaca di Musim Kemarau Lebih Kering
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kesiapan Penerjemah Menghadapi Era AI: Kuliah Tamu FIB Unhas Tekankan Peran Sentral Manusia dalam Sworn Translation
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Purbaya Tanggapi Outlook Negatif Indonesia dari Fitch Ratings
• 11 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.