Perang Iran vs Israel-AS, Stok Beras-Daging di Jakarta Disebut Aman Hingga Lebaran 2026

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menanggapi soal terjadinya perang antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Pramono menegaskan bahwa stok kebutuhan pokok, mulai dari beras, daging, hingga cabai sampai saat ini masih mencukupi hingga Lebaran 2026.

“Jadi untuk Jakarta hal yang menyangkut kebutuhan pokok mulai dari beras, daging, cabai merah keriting dan yang lain-lain kami menjamin aman,” kata Pramono di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).

Dia mengungkapkan kondisi ini terbukti dari tidak adanya kenaikan harga pangan di sejumlah pasar.

“Bahkan kami kelebihan stok sebenarnya. Kenapa kami sampaikan? Sampai hari ini terbukti di pasar tidak ada kenaikan yang signifikan,” jelas Pramono.

Sebelumnya, Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menanggapi terkait penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan Iran telah mempertimbangkan secara matang terkait dampak yang dirasakan secara global apabila terjadi penutupan Selat Hormuz.

Menurut Boroujerdi, penutupan Selat Hormuz justru merupakan bagian dari taktik yang dilakukan AS dan Israel. Dia mengatakan kedua pihak itu secara sadar menyeret perang ke arah Selat Hormuz.

“Ini merupakan upaya dari rezim Zionis dan Amerika Serikat,” kata Boroujerdi saat konferensi pers di rumah dinasnya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

“Kita melihat bahwa sebelumnya pada saat perang 12 hari, rezim Zionis Israel berupaya agar Selat Hormuz dibuat tidak aman dan menyeret perang ke arah Selat Hormuz,” jelasnya.

Boroujerdi menyebut kedatangan beberapa kapal induk AS ke Selat Hormuz semakin memperkeruh keadaan.

“Dan kali ini, kapal-kapal induk Amerikalah yang datang ke wilayah Selat Hormuz dan menyerang integritas Iran, kesatuan Iran, dan wilayah Republik Islam Iran,” kata dia.

Lebih lanjut, Boroujerdi menjelaskan bahwa selama ini Iran justru berupaya menjaga kawasan tersebut tetap stabil dan aman dari perang.

“Tentu, Iran merupakan pihak yang sejak ratusan tahun yang lalu menjadi pihak yang menyebarluaskan keamanan di kawasan Selat Hormuz, menjadi pengawas utama di Selat Hormuz dan tidak ingin agar ketidakamanan terjadi di sana,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Budaya Peduli Sosial, Anak Usaha BUMN Bagikan Takjil di Senopati
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sering Mengemudi Saat Puasa? Lakukan 5 Cara Ini Biar Tidak Cepat Haus
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Presiden Prabowo Apresiasi Baznas Berikan Bantuan Rakyat Palestina
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Purbaya Kirim Sinyal Naikkan Harga BBM Subsidi Imbas Perang AS-Iran
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
IHSG Sesi Anjlok 2,61% ke 7.509, Rupiah Melemah ke 16.920 per Dolar AS
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.