JAKARTA, DISWAY.ID-- PT PLN (Persero) bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) _ultra fast charging_ di lingkungan Kantor Kemendag RI, Kamis (5/3).
Kolaborasi ini merupakan sinergi kedua pihak dalam mendorong percepatan pengembangan ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia dan memperluas ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di ruang publik, khususnya instansi pemerintah.
BACA JUGA:Insanul Fahmi Ajukan Penundaan Pemeriksaan Terkait Dugaan Kasus Perzinaan, Ada Apa?
BACA JUGA:Pemotor di Penjaringan Tewas Usai Terlibat Kecelakaan dengan Bus TransJakarta, Begini Kronologinya
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas respons cepat PLN dalam memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik di Indonesia.
Menurutnya, tren pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat juga membutuhkan ketersediaan SPKLU yang semakin banyak, termasuk di lingkungan Kemendag RI.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang telah menghadirkan fasilitas ini di lingkungan Kementerian Perdagangan untuk mendukung rekan-rekan yang menggunakan mobil listrik. Ini juga tidak hanya terbatas pegawai Kementerian, jadi teman-teman atau kendaraan yang lewat bisa juga nge-charge di sini. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah dan PLN,” ujar Budi.
BACA JUGA:ARTOTEL Cabin Bromo Hadirkan Promo Bromo Adventure Stay untuk Libur Lebaran 2026
BACA JUGA:Jenius Ajak Nasabah Jelajah Jepang, Liburan Banyak Promo hingga Cashback Rp1,8 Juta ke Negeri Sakura
Dirinya mengungkapkan bahwa tren peningkatan pengguna kendaraan listrik juga terjadi di lingkungan Kemendag RI, di mana sekitar 15 persen pegawai telah beralih menggunakan kendaraan listrik.
Ia berharap dengan masifnya pengembangan SPKLU di berbagai titik, masyarakat juga semakin yakin untuk beralih ke kendaraan listrik.
"Harapan kami, semakin banyak SPKLU, akan semakin banyak orang yang menggunakan mobil listrik.
Dulu mungkin ketika belum banyak kadang-kadang orang ragu-ragu, tapi sekarang sudah semakin banyak, kita mau nunggu saja sudah enggak ada masalah, sudah banyak SPKLU sehingga memudahkan. Dan nge-charge-nya hanya 30 menit, ya 30 menit selesai," ucap Budi.
BACA JUGA:Penampakan Lubang Menganga Jalan Rusak Caringin Bekasi, Makin Parah di Musim Hujan
BACA JUGA:Berkah Ramadan, KNPI Santuni 1.000 Anak Korban Banjir Aceh
- 1
- 2
- »





