Jalan Rusak di RI Meningkat Sejak 2024: Kalteng, Kaltim, hingga Jateng

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Infrastruktur jalan memiliki peran vital bagi aktivitas masyarakat. Jalan rusak dapat mengakibatkan mobilitas warga maupun aktivitas distribusi terganggu. Di Indonesia sendiri, masih banyak jalan berstatus rusak ringan dan rusak parah.

Menjelang mudik lebaran, kondisi jalan nasional jadi sorotan. Jalan nasional merupakan jalur utama yang dilalui pemudik antarkota maupun antarprovinsi.

kumparan menelusuri data jalan nasional rusak di situs Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Di situ Kementerian PU mengklasifikasikan kondisi jalan menjadi jalan mantap dan tidak mantap.

Jalan tidak mantap mencakup jalan rusak ringan dan rusak parah. Sedangkan jalan mantap mencakup jalan dengan kondisi baik dan sedang.

Kementerian PU merangkum kondisi jalan nasional dalam Buku Kondisi Jalan Nasional Semester 1 2025. Data dalam publikasi tersebut bersumber dari database IRMS oleh Balai/Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.

Berdasarkan publikasi tersebut, panjang jalan nasional dengan kondisi tidak mantap mencapai 3.021,5 km pada semester 1 2025 . Ini adalah data termuktahir yan dirilis Kementeria PU.

Angka jalan rusak itu memang turun bila dibandingkan dengan kondisi satu dekade sebelumnya. Pada 2016 lalu, jalan rusak mencapai 4.993,34 km. Meski begitu, panjang jalan yang rusak atau tidak mantap itu naik dalam satu tahun terakhir. Di 2024, jalan rusak nasional mencapai 2.227,5 km. Kemudian pada 2025 melonjak jadi 3.021,5 km.

Dengan begitu, masih ada 6,35 persen jalan rusak atau tidak mantap. Ada 2.337,92 km jalan (4,91%) rusak ringan dan 683,58 km (1,44%) rusak berat.

Jalan dengan kondisi mantap jauh lebih panjang, mencapai 4.4582,88 km atau 93,65 persen dari seluruh jalan nasional. Sepanjang 17.856,75 km (37,51%) jalan nasional dalam kondisi baik dan 26726,13 km (56,14%) dalam kondisi sedang.

Berikut detail panjang dan persentase jalan mantap di tiap provinsi, data diurutkan berdasarkan persentase jalan mantap:

Di samping itu, provinsi dengan persentase jalan rusak paling tinggi dipegang Papua Pegunungan, sepanjang 6,68 km. Walaupun pendek, jalan rusak di sana setara 29,31 persen dari seluruh jalan nasional di provinsi tersebut. Sedangkan jalan mantap sepanjang 174,26 km (70,69%).

Persentase jalan rusak yang tinggi juga dialami Papua Selatan sebanyak 17,71 persen, Papua Barat 14,95 persen, Kalimantan Tengah 13,74 persen, dan Papua 12,34 persen.

Deretan Provinsi dengan Jalan Rusak Terpanjang

Provinsi dengan jalan nasional tidak mantap atau rusak paling panjang adalah Kalimantan Tengah. Jalan rusak di sana mencapai 287,68 km atau 13,74 persen dari seluruh jalan yang ada di provinsi tersebut.

Posisi kedua ditempati Kalimantan Timur, jalan nasional rusak sepanjang 222,37 km. Disusul Sumatera Selatan 173,62 km, Jawa Tengah 145,67 km, dan Sumatera Barat 133,08 km.

Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang Paling Banyak di Jateng

Tim kumparan mencoba mengulik jumlah kecelakaan yang berlokasi di jalan rusak berdasarkan data laka lantas milik Bareskrim Polri. Data tersebut diakses pada laman pusiknas.polri.go.id. Kondisi jalan lokasi kecelakaan yang kami gunakan adalah 'jalan berlubang'.

Sepanjang 2025, ada 1.838 kecelakaan yang terjadi di seluruh Indonesia akibat jalan berlubang.

Berdasarkan jumlah laporan kecelakaan yang dilaporkan masing-masing polda, provinsi dengan kecelakaan berlokasi di jalan berlubang terbanyak adalah Jawa Tengah yaitu 257 kecelakaan. Jawa Tengah sendiri menduduki posisi ke-empat provinsi dengan jalan rusak terpanjang.

Kemudian ada Bali dengan 161 kecelakaan, Sulawesi Selatan sebanyak 142 kecelakaan, Sulawesi Utara dan DKI Jakarta masing-masing 113 kecelakaan.

Khusus wilayah DKI Jakarta mengacu pada laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya. Perlu diketahui, Polda Metro Jaya juga menaungi daerah-daerah penyangga ibu kota yakni Tangerang, Bekasi, dan Depok.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pejabat Belanda Sebut Tradisi Lebaran Orang RI Ajang Pemborosan
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kasus Chromebook, Saksi Klaim Jadi Korban Kebijakan di Kemendikbudristek
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terungkap Alasan Pelaku Aniaya Pria Paruh Baya di Cianjur hingga Tewas, Muak Labu Siam di Kebun Kerap Dicuri
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Torpedo AS Bombardir Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, 87 Orang Tewas | KOMPAS SAHUR
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Marselino Ferdinan Kembali Berlatih Pascaoperasi, Bakal Ikut Bela Timnas Indonesia di FIFA Series?
• 7 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.