FAJAR, MAKASSAR — Universitas Bosowa (Unibos) resmi melantik rektor periode 2026–2031, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., dalam prosesi yang berlangsung di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Jumat (6/3/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pimpinan yayasan, akademisi, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai institusi pendidikan.
Prosesi ini menandai dimulainya kembali masa kepemimpinan Prof Batara Surya di kampus yang berada di bawah naungan Bosowa Group. Ia kembali dipercaya memimpin setelah dinilai berhasil membawa berbagai capaian strategis pada periode sebelumnya.
Founder Bosowa Group, Aksa Mahmud, menyampaikan bahwa target pengembangan universitas yang dicanangkan sejak Januari 2022 telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.
“Salah satu indikatornya adalah peningkatan jumlah guru besar di lingkungan Universitas Bosowa,” ujarnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa arah pengembangan akademik yang dijalankan selama masa kepemimpinan Prof Batara Surya berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan keberhasilan tersebut perlu terus dilanjutkan guna memperkuat posisi universitas di tingkat nasional.
Aksa Mahmud menyebutkan, saat ini Universitas Bosowa telah memiliki sekitar 40 guru besar. Jumlah tersebut dinilai sebagai capaian penting dalam meningkatkan kualitas akademik dan riset di lingkungan kampus.
Ia juga menilai Prof Batara Surya telah memenuhi ekspektasi sejak awal masa kepemimpinannya. Karena itu, pihak yayasan kembali memberikan kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan selama lima tahun ke depan.
Pada periode kepemimpinan baru ini, Aksa Mahmud menargetkan Unibos berkembang menjadi universitas unggul yang tidak hanya dikenal di Makassar, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional.
Pengembangan tersebut juga sejalan dengan ekspansi sektor pendidikan yang dilakukan Bosowa. Saat ini jaringan pendidikan Bosowa telah berkembang ke sejumlah daerah di luar Sulawesi.
Ia mencontohkan pembangunan sekolah Bosowa yang telah hadir di Jawa Barat dan Banten. Selain itu, pengembangan pendidikan juga tengah dirintis di Kalimantan Utara sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi Bosowa di sektor pendidikan nasional.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, menilai terpilihnya kembali Prof Batara Surya sebagai rektor merupakan hal yang wajar mengingat berbagai capaian positif pada periode sebelumnya.
Ia menyebut kepemimpinan sebelumnya telah menghadirkan banyak kemajuan, baik dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia akademik di Unibos.
“Peningkatan jumlah dosen dengan jabatan fungsional serta bertambahnya guru besar merupakan indikator penting kemajuan institusi pendidikan tinggi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Batara Surya juga memaparkan sejumlah capaian kinerja Universitas Bosowa dalam beberapa tahun terakhir, termasuk peningkatan jumlah mahasiswa baru yang terus mengalami pertumbuhan.
Data yang disampaikan menunjukkan tren penerimaan mahasiswa baru yang meningkat signifikan sejak 2022. Pada 2022 jumlah mahasiswa baru tercatat 2.053 orang, meningkat menjadi 2.878 pada 2023, kemudian melonjak menjadi 4.563 pada 2024, hingga mencapai 5.020 mahasiswa pada 2025.
Selain itu, perkembangan sumber daya manusia akademik juga menunjukkan tren positif, ditandai dengan peningkatan jabatan fungsional dosen mulai dari asisten ahli, lektor, lektor kepala hingga guru besar.
“Inilah yang memperkuat kapasitas akademik Universitas Bosowa dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof Batara Surya. (wis)





