WASHINGTON, KOMPAS.TV - Rusia diduga membantu Iran dengan memberikan informasi sehingga Teheran bisa menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.
Dugaan itu diungkapkan dua pejabat yang mengetahui intelijen AS terkait masalah tersebut.
Hal itu muncul setelah Iran menyerang sejumlah pangkalan AS di Timur Tengah, setelah serangan AS-Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga: Israel Serang Bunker yang Jadi Pusat Komando Militer Iran | KOMPAS MALAM
Dikutip dari Associated Press, Sabtu (7/3/2026), Para pejabat tersebut yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan, intelijen AS belum menemukan Rusia mengarahkan Iran tentang apa yang harus dilakukan dengan informasi itu.
Namun, ada indikasi pertama bahwa Moskow telah berupaya terlibat dalam perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran sepekan lalu.
Rusia termasuk dalam negara-negara yang mempertahankan hubungan persahabatan dengan Iran, yang menghadapi isolasi selama bertahun-tahun karena program nuklirnya dan hubungannya dengan kelompok proksi di Timur Tengah.
Gedung Putih mengecilkan laporan Rusia berbagai informasi intelijen dengan Iran terkait target AS di kawasan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt pada Jumat (6/3/2026) mengatakan, hal itu tak akan membuat perbedaan apapun terkait operasi militer di Iran.
“Karena kami benar-benar menghancurkan mereka,” ucap Leavitt.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Associated Press
- rusia
- iran
- informasi
- serangan as-israel
- pangkalan militer as
- timur tengah





