- Bupati Serang Ratu Zakiyah meraih Award 2026 dari Pokja Wartawan Ekbispar Banten atas inovasi perizinan investasi.
- Realisasi investasi Kabupaten Serang 2025 melampaui target mencapai Rp21,5 triliun, meningkat 352 persen.
- Kemudahan investasi didukung OSS, Mall Pelayanan Publik, lokasi strategis, dan iklim daerah yang stabil.
Suara.com - Lonjakan investasi di Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Ratu Rachmatuzakiyah atau Ratu Zakiyah yang mencapai Rp21,5 triliun pada 2025 atau melonjak hingga 352 persen dari target Rp6 triliun bukanlah sebuah kebetulan.
Di balik angka fantastis yang mengantarkan Ratu Zakiyah meraih Award 2026 kategori Kepala Daerah Inovatif, tersimpan sebuah 'resep rahasia' yang diracik secara cermat oleh polutisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.
Ini adalah kombinasi strategis antara penyederhanaan birokrasi, penyediaan infrastruktur pendukung, dan jaminan kepastian hukum yang diberlakukan di Serang yang terbukti ampuh memikat para investor.
Langkah pertama dan paling fundamental yakni memangkas kerumitan birokrasi. Bupati Ratu Zakiyah secara tegas menjadikan kemudahan perizinan sebagai 'karpet merah' bagi para investor. Kuncinya adalah digitalisasi melalui sistem Online Single Submission (OSS).
"Realisasi yang melebihi target itu merupakan hasil kerja Pemkab Serang yang memudahkan perizinan berusaha di Kabupaten Serang dengan cara sangat mudah yakni dengan cara online atau OSS," kata Ratu Zakiyah, Jumat 6 Maret 2026.
Menurut istri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto itu, kemudahan investasi di Serang juga diperkuat dengan kehadiran Mall Pelayanan Publik.
"Salah satu langkah nyata yang telah kita lakukan juga adalah menghadirkan Mall Pelayanan Publik sebagai pusat pelayanan terpadu yang memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun para pelaku usaha," ungkapnya.
Tidak hanya kemudahan, Kabupaten Serang juga mengedepankan keunggulan lokasinya yang strategis. Posisi sebagai penyangga Ibu Kota dan pintu gerbang ekonomi Banten menjadi nilai jual utama.
"Kabupaten Serang juga didukung oleh akses transportasi yang sangat baik, di antaranya keberadaan pelabuhan yang mendukung aktivitas logistik dan perdagangan, serta jaringan jalan tol yang mengelilingi wilayah Kabupaten Serang," jelasnya.
Baca Juga: Antisipasi Banjir Saat Cuaca Ekstrem, Ratu Zakiyah Instruksikan Bersih-bersih Sampah Sungai
Keunggulan ini diperkuat dengan kepastian tata ruang Pemkab Serang yang menyiapkan zona-zona kawasan industri yang telah ditetapkan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), memberikan jaminan bagi investor bahwa bisnis mereka akan berkembang di lokasi yang tepat dan berkelanjutan.
Ratu Zakiyah juga memastikan kenyamanan berinvestasi tidak akan lengkap tanpa adanya jaminan keamanan bagi para investor. Pemkab Serang juga memberikan stimulus fiskal yang menarik.
"Kabupaten Serang juga berkomitmen untuk menjaga iklim keamanan dan stabilitas daerah yang kondusif, sehingga para investor dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan rasa aman," tegas Bupati.
"Pemkab Serang juga memberikan insentif fiskal berupa penghapusan Retribusi PBG dan BPHTB bagi pembangunan perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," imbuhnya.
Ketiga kombinasi racikan Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Ratu Zakiyah yang terbukti ampuh. Hingga Maret 2026, tercatat sudah ada 1.845 investor baru yang tengah memproses perizinan di Kabupaten Serang.
Jumlah tersebut menjadi bukti, Bupati Ratu Zakiyah berhasil menciptakan iklim investasi yang sangat subur. Penghargaan yang ia terima dari Pokja Wartawan Ekbispar Banten pun menjadi validasi atas keberhasilan strategi tersebut.




