Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran, Majid Takht-Ravanchi mengatakan bahwa negara mana pun yang bergabung dengan agresi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan menjadi target sah bagi Teheran.
"Negara yang bergabung dengan Amerika dan Israel dalam agresi terhadap Iran, mereka juga akan menjadi target sah bagi pembalasan Iran,” kata Takht-Ravanchi dalam wawancara dengan media France 24, dikutip Sabtu, 7 Maret 2026.
Dia menuturkan, Iran telah memberikan peringatan terhadap negara-negara Eropa serta pihak lain agar berhati-hati dan tidak terlibat dalam perang agresi terhadap Iran.
Tak hanya itu, dia juga menegaskan Iran tidak akan mencoba bernegosiasi dengan AS karena tidak mempercayai pemerintahan di Washington.
"Tidak, kami tidak mempercayai Amerika, Pemerintahan AS. Karena mereka mengkhianati, bukan hanya mengkhianati kami, tetapi mereka mengkhianati diplomasi. Kami sedang dalam proses negosiasi ketika mereka mulai menyerang kami... Kami membela diri," tutur Takht-Ravanchi.
Perundingan baru-baru ini di Jenewa berhasil, tetapi AS mengubah posisinya dan melewatkan kesempatan untuk menyelesaikan masalah melalui dialog, tambah diplomat tersebut. (Ant)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5173831/original/051249100_1742885112-WhatsApp_Image_2025-03-25_at_13.06.23.jpeg)

