KOMPAS.com - Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan edukasi dan pembinaan berkelanjutan bagi anak-anak di lembaga asuhan.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara buka puasa bersama 10.000 anak yatim yang diselenggarakan Yayasan Rumah Yatim di Senayan City, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Mardiono melihat momentum Ramadhan sebagai pintu masuk untuk memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, hingga masyarakat.
Baca juga: Sinergi Pemerintah, BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Marbot Masjid di Kota Malang
Ia menekankan bahwa pemerintah, khususnya UKP Bidang Ketahanan Pangan, sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada anak-anak yang berada dalam asuhan lembaga sosial.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Kita harus terus memberikan motivasi dan semangat agar mereka dapat menggapai cita-cita setinggi mungkin,” ujar Mardiono.
Sinergi hadirkan kebahagiaanPada kesempatan tersebut, Mardiono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama ribuan anak yatim.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai bahwa kegiatan tersebut dapat menjadi teladan bagi masyarakat tentang pentingnya kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.
Baca juga: Menag: Salat Ajarkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan, Ini Makna Isra Mikraj
“Ini menjadi contoh bahwa dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak kita, khususnya mereka yang mungkin memiliki keterbatasan dan membutuhkan perhatian lebih dari kita semua,” ungkap Mardiono.
Menurutnya, sinergi lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun generasi yang kuat menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan.
“Kepedulian terhadap anak-anak, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan, merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi yang kuat, berdaya, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045,” tegas Mardiono.
Baca juga: Surabaya Jadi Pusat Revolusi AI, Pertama di Asia Menuju Indonesia Emas
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




