Kemenperin Dorong SDM Industri Berdaya Saing Global, 4.000 Pekerja Berpeluang ke Jerman

tvrinews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri agar mampu bersaing di tingkat global. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kerja sama internasional yang membuka peluang peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penguatan kapasitas SDM industri merupakan faktor penting dalam mendukung transformasi industri nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

“Kemenperin terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja industri agar memiliki keterampilan, disiplin, dan kemampuan adaptasi yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Dengan SDM yang unggul, industri nasional akan semakin kompetitif dan mampu berperan aktif dalam rantai pasok global,”kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu, 7 Maret 2026.

Salah satu langkah konkret yang mendapat apresiasi Kemenperin adalah kerja sama penempatan tenaga kerja Indonesia di Jerman melalui penandatanganan nota kesepahaman antara PT Tenriawaru Elite International dan Aurelium Global Talent GmbH. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Frankfurt pada 25 Februari 2026.

Staf Khusus Menteri Perindustrian Bidang Konektivitas dan Pengembangan Sistem Logistik, Emmanuel Lestarto Wanandi, mengatakan kerja sama ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan global terhadap potensi tenaga kerja Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara di sektor industri.

“Kami mengapresiasi kedua pihak atas langkah strategis ini. Penandatanganan kerja sama ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap potensi sumber daya manusia Indonesia dan penguatan kerja sama Indonesia–Jerman di sektor industri,”ungkap Wanandi.

Melalui kerja sama tersebut, PT Tenriawaru Elite International mendapat kepercayaan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 4.000 tenaga kerja Indonesia yang akan ditempatkan di berbagai sektor di Jerman. Program ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional melalui pengalaman kerja di pasar global.

Wanandi menegaskan, Kemenperin mendukung berbagai inisiatif kerja sama tenaga kerja internasional yang terstruktur dan bertanggung jawab.

“Kami siap memperkuat keselarasan standar kompetensi, penjaminan mutu pelatihan, serta kerangka kerja sertifikasi untuk memastikan pekerja Indonesia yang ditempatkan di luar negeri menjunjung tinggi profesionalisme dan keunggulan,”jelasnya.

Upaya pengembangan SDM industri tersebut juga menjadi mandat utama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) melalui berbagai program seperti pendidikan vokasi industri, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, serta program link and match dengan dunia industri.

Langkah ini juga sejalan dengan misi dagang jasa profesi Indonesia ke Berlin yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor strategis di Jerman.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai kerja sama ini membuka peluang ekspor jasa profesi Indonesia ke pasar global.

“Kemitraan ini mencerminkan besarnya potensi ekspor jasa profesi Indonesia serta membuka peluang kerja sama lanjutan yang lebih luas dan berkelanjutan,”ujar wamendag Dyah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Toary Worang, menegaskan pihaknya akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

“Verifikasi akan terus dilakukan terhadap perusahaan penempatan maupun perusahaan pengguna di sini guna memastikan perlindungan pekerja serta keberlanjutan kerja sama yang sehat dan kredibel,” tuturnya.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap pengembangan SDM industri Indonesia semakin kuat sehingga mampu menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya siap bersaing di dalam negeri, tetapi juga mampu berkontribusi dalam ekosistem industri global.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar 15 Wisata Gratis Bagi Pemilik KJP Plus Jakarta, Bisa Libur Lebaran ke Ancol hingga Ragunan
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Xiaomi 17 Ultra Rp20 Juta, Ini yang Perlu Kreator Konten Tahu Sebelum Beli
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran dengan Program Stabilisasi dan Bantuan untuk 33,2 Juta Keluarga
• 7 jam lalupantau.com
thumb
3 Pemain Muda yang Layak Dipromosikan John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Atasi Badai Cedera
• 17 jam lalubola.com
thumb
Momen Kapolri Interaksi-Serap Aspirasi Ojol di Kedai Ado Presisi
• 2 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.