PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan santunan senilai Rp 200 juta kepada 1.000 anak yatim di Jakarta pada Kamis, (5/3).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, di kantor Sido Muncul Jakarta, dengan disaksikan langsung oleh Lurah Cipete Selatan, Supriono. Setiap anak mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 200 ribu sebagai wujud syukur perusahaan yang akan memasuki usia ke-75 pada November mendatang.
Selain di Jakarta, bantuan serupa juga akan diberikan kepada 1.000 kaum duafa di wilayah Semarang pada pekan depan, sehingga total penerima manfaat mencapai 2.000 orang.
Adapun 15 lembaga dan yayasan yang menerima bantuan tersebut meliputi:
Al-Ikhlas Cipete
Mizan Amanah Cilandak
Pengajian H. Saidi
Panti Asuhan Mizan Cipete Utara
Yayasan Al-Andalusia
Majelis Ta’lim At Taufik
Majelis Ta’lim Al Muawwanah
Al Ittihadiyah
Panti Yasni (Yayasan Sejahtera Insani)
Yayasan Pundi Amal Dermawan Indonesia
Panti Asuhan Yos Sudarso
Mizan Pasar Minggu
Mizan Karang Tengah
Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Muslim Nusantara Foundation
Kelurahan Cipete Selatan.
Irwan menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini telah rutin dilakukan selama sebelas tahun di Semarang dan memasuki tahun kelima di Jakarta. Baginya, bulan Ramadan adalah kesempatan untuk berbagi kebahagiaan karena sekecil apa pun bantuan akan sangat bermanfaat bagi penerimanya.
Filosofi Akal Budi dan Pengakuan Dunia terhadap Jamu IndonesiaDalam sambutannya di hadapan anak-anak yatim, Irwan Hidayat menekankan pentingnya menggunakan dua rahmat Tuhan, yakni intelijensia dan akal budi. Ia mengaku bahwa kesuksesan Sido Muncul saat ini bukan karena penggunaan konsultan atau banyak membaca buku, melainkan penerapan hukum akal budi yang sangat sederhana.
"Saya bisa mengelola Sido Muncul dengan intelijensia dan akal budi. Kalau saya jadi konsumen Tolak Angin, apa yang mesti saya lakukan? Maka itu saya harus pastikan produk aman dan berbasis ilmiah," ujar Irwan.
Ia berpesan agar anak-anak tidak perlu minder meski belum bisa menempuh pendidikan tinggi, mengingat dirinya sendiri hanya lulusan SMA dan pernah mengalami masa kecil yang sulit.
Kisah inspiratif lain yang disampaikan Irwan adalah keteladanan Nabi Muhammad SAW yang tetap mengasihi meski ada perbedaan agama. Irwan mengajak anak-anak untuk mencintai sesama.
Terkait isu sosial, Irwan mengungkapkan keprihatinannya terhadap masalah ketimpangan ekonomi. Ia mencontohkan kasus menyedihkan di Flores (NTT), seorang anak berusia 10 tahun yang meninggal dunia karena tidak mampu membeli buku. Menurutnya, jika dunia dikelola dengan baik dan, setiap orang pasti bisa hidup layak dan sehat.
Kepedulian Sosial dan Harapan di Bulan RamadanProgram CSR ini pun mendapatkan apresiasi dari pemerintah setempat. Lurah Cipete Selatan, Supriono, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Irwan Hidayat atas kepeduliannya terhadap warga di wilayah tersebut.
"Saya berharap ke depan kerja sama antara pengusaha dan pemerintah dapat terus bersinergi sehingga terwujud keadilan, ketentraman, dan kenyamanan bagi warga," kata Supriono.
Apresiasi senada datang dari para pengurus yayasan. H. Nuril Anwar dari Yayasan Al Andalusia menyatakan bahwa program ini sangat luar biasa dan harus menjadi contoh bagi perusahaan besar lainnya.
Ia menyebut bahwa santunan ini sangat membantu kebutuhan operasional anak-anak yatim dan pekerja miskin, terutama dalam menyambut Idul Fitri. Karena lokasinya berdekatan dengan kantor Sido Muncul, yayasannya hampir setiap tahun dilibatkan dalam program ini.
Siti Zubaedah dari Pundi Amal Dermawan Indonesia (SMPADI) juga merasa sangat bersyukur yayasannya bisa menerima bantuan untuk pertama kalinya tahun ini. Sebagai bentuk penghargaan, pihaknya memberikan sertifikat kepada Irwan Hidayat.
"Kami berdoa agar beliau selalu sehat dan Sido Muncul semakin sukses sehingga bisa terus memberikan manfaat bagi khalayak ramai," ungkap Siti.
Menutup acara, Irwan menyampaikan harapannya agar seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan merayakan Lebaran dengan aman tanpa gangguan bencana alam.





