KPK Sentil Pengakuan Bupati Fadia Arafiq yang Klaim Tak Paham soal Pengadaan

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan tersangka Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, yang mengaku hanya menjalankan mandat dan tidak paham persoalan hukum mengenai pengadaan di perusahaan keluarga.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, sebagai kepala daerah seharusnya paham dalam pengelolaan pemerintah, sehingga bisa menciptakan good governance.

Advertisement

BACA JUGA: Berkas Lengkap, 2 Tersangka Suap Pajak KPP Madya Jakut Segera Disidang

"Jangan kemudian malah memperdagangkan pengaruh ya, kemudian terjadi benturan kepentingan, bahkan ada upaya-upaya intervensi," jelas Budi kepada awak media, dikutip Sabtu, (7/3/2026).

Apalagi, dalam perkara PT RNB, Fadia melakukan intervensi kepada satuan kerja atau perangkat daerah untuk memenangkan perusahaan tersebut, dalam proyek pengadaan barang dan jasa outsourcing.

"Ini kan kemudian memperkaya bupati ataupun pihak-pihak terkait ya melalui memperdagangkan pengaruh," sambungnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dulu Nasi Garam, Kini Bisa Makan Buah dan Susu dalam Seporsi MBG
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mendagri Tito Karnavian Tutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kadin Nilai Program MBG Berpotensi Ciptakan Pasar Baru Sektor Pangan
• 20 jam laludisway.id
thumb
Mentan Tegaskan Stok Beras Nasional Aman hingga 10 Bulan ke Depan
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Menguatkan Iman di Malam Nuzulul Quran
• 6 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.