Tokoh agama: Kelola SDA dengan amanah agar bermanfaat untuk bangsa

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Tokoh agama Husein Ja'far Al Hadar mengharapkan di momentum Ramadhan kali ini seluruh pemangku kepentingan tidak melihat sektor industri pertambangan semata sebagai bisnis, tetapi sebagai titipan yang harus dijaga secara etis.

"Kita ini khalifah, pemimpin di muka bumi, bukan penguasa. Maka tambang adalah amanah, bukan sekadar komoditas ekonomi," kata Husein Ja'far dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Ia memaparkan tiga prinsip dalam mengelola karunia Tuhan seperti mineral dan sumber daya alam (SDA).

Pertama, aktivitas pertambangan harus dijalankan dengan moral dan etika. Menurutnya, mineral halal tidak hanya menyangkut zat, tetapi juga proses.

Pengelolaan tambang juga tidak boleh merusak lingkungan, tidak mengabaikan nilai kemanusiaan, dan tidak melanggar tanggung jawab sosial.

"Mineral halal bukan hanya karena bendanya, tetapi karena cara mendapatkannya tidak merusak dan tidak melanggar nilai," katanya.

Kedua, pengelolaan tambang harus dilandasi rasa syukur. Mengolah mineral dan mendorong hilirisasi dipandang sebagai bentuk syukur atas karunia Tuhan, sekaligus upaya menghadirkan nilai tambah bagi bangsa.

"Mengelola dan memberi nilai tambah pada mineral itu bentuk syukur. Ketika kita mengelola dari hulu sampai hilir, kita sedang menjaga amanah dan menjadi tuan di negeri sendiri," ujar Husein Ja'far.

Ketiga, tujuannya adalah maslahat. Orientasi pengelolaan sumber daya harus berbasis ekologi, bukan egologi. Manfaatnya harus dirasakan bersama, bukan hanya oleh segelintir pihak.

"Prinsipnya kebaikan bersama. Tambang harus memberi nilai tambah bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan," tuturnya.

Ia menegaskan seluruh aturan Tuhan pada dasarnya ditujukan untuk kebaikan manusia. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus diarahkan agar menjadi rahmat, bukan sumber kerusakan.

"Kalau kita sadar ini amanah, maka yang lahir bukan keserakahan, tetapi tanggung jawab. Di situlah kekayaan alam bisa menjadi kemaslahatan bagi bangsa," kata Husein Ja'far.

Pesan yang disampaikannya itu menegaskan setiap program keberlanjutan bukan sekadar pilihan, melainkan fondasi dalam mengelola kekayaan alam.

Dengan kesadaran bahwa sumber daya adalah amanah, pengelolaan tambang diharapkan mampu menjadi meningkatkan nilai tambah dan kemaslahatan bagi bangsa, hari ini dan di masa depan.

Baca juga: Habib Husein sebut merdeka dari radikalisme masih jadi tugas bersama

Baca juga: Husein Ja'far: Moderasi beragama yang kuat cegah doktrin intoleransi

Baca juga: Facebook gandeng pemuka agama cegah misinformasi COVID-19




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Susi Susanti Prihatin Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Dukung Langkah Tegas Erick Thohir
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Justin Hubner Dipuji Eks Bek Ajax dan Feyenoord: Layak Jadi Duet Ideal Jerdy Schouten di PSV
• 23 jam lalubola.com
thumb
Kirana Larasati Cetak Rekor MURI! Berhasil Menyelam Sedalam 127 Meter
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Mata Uang Asia Rontok, Shekel Bersinar Sendiri: Israel Tertawa Bahagia
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Balinale Tembus Festival Film Dunia, Deborah Gabinetti Jadi Juri Internasional
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.