Integrasi basis data talenta nasional dorong ekosistem budaya

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah memperkuat pengelolaan talenta nasional melalui integrasi basis data terpadu lintas kementerian dan lembaga sebagai upaya mendorong pengembangan sumber daya manusia, termasuk talenta di bidang seni dan budaya.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan penguatan sistem manajemen talenta diperlukan untuk memastikan talenta seni dan budaya Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing global.

“Melalui Manajemen Talenta Nasional, kami berupaya menghadirkan sistem pengelolaan talenta yang inklusif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan ekosistem budaya nasional dan global,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Kemdiktisaintek-Bappenas perkuat data, bangun ekosistem talenta RI

Program MTN (Manajemen Talenta Nasional) merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024 yang mengatur desain besar pengelolaan talenta nasional secara terintegrasi lintas sektor pembangunan.

Ia menjelaskan strategi penguatan MTN di bidang seni budaya dilakukan melalui pembangunan sistem pendataan talenta secara komprehensif, penyusunan jalur pembinaan talenta yang terukur, serta peningkatan kapasitas talenta agar sesuai dengan kebutuhan industri kreatif global.

Menurut data Kementerian Kebudayaan, hingga 2025 tercatat hampir 37.000 talenta budaya telah terdata dalam sistem MTN, dengan lebih dari 5.700 talenta mengikuti program pembinaan lanjutan.

Baca juga: Menpora sebut fokus Program MTN hasilkan kaum muda patriotik

Program tersebut dijalankan melalui 208 kegiatan bersama mitra di 58 kabupaten dan kota.

Fadli juga menyoroti perkembangan industri film nasional yang dinilai semakin kompetitif.

Pangsa pasar film Indonesia di dalam negeri telah mencapai sekitar 67 persen dalam satu hingga dua tahun terakhir.

Baca juga: Kemenbud tegaskan program MTN juga mendukung pengembangan penulis

“Film-film Indonesia juga semakin aktif berpartisipasi dalam berbagai festival internasional seperti Rotterdam, Berlinale, Udine, dan Busan,” ujarnya.

Selain film, program MTN juga mencakup pengembangan talenta di bidang sastra, musik, seni rupa, dan seni pertunjukan.

Ribuan talenta terlibat dalam berbagai program peningkatan kapasitas, termasuk penerjemahan karya sastra ke bahasa asing dan kolaborasi internasional.

Baca juga: Pemerintah dukung ekosistem musik lewat Manajemen Talenta Nasional

Di bidang seni rupa, Indonesia juga akan kembali berpartisipasi dalam Venice Biennale, salah satu pameran seni paling bergengsi di dunia yang berlangsung selama enam bulan.

Secara keseluruhan, program MTN bidang seni budaya telah melaksanakan 28 kegiatan di 19 negara dan memperoleh 116 pengakuan internasional.

Integrasi basis data MTN yang dikoordinasikan Bappenas diharapkan menjadi instrumen utama untuk memetakan, mengembangkan, dan menghubungkan talenta nasional dengan berbagai peluang kolaborasi global.

"Pemerintah berharap Manajemen Talenta Nasional dapat menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul," katanya.

Baca juga: Pemerintah luncurkan Desain Besar Manajemen Talenta Nasional 2024-2045


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbandingan Xiaomi 17 Series dan Edisi Leica, Spesifikasi hingga Harga
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Presiden Prabowo Siap Jadi Mediator untuk Redakan Konflik Iran Vs AS-Israel | KOMPAS MALAM
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Ini Makna dan Manfaat Sahur saat Puasa
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Yoo In Na Siap Berbagi Tips Kecantikan Melalui Musim Terbaru Acara Get It Beauty
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Agenda Strategis, Pengembangan AI Mesti Diimbangi Tata Kelola
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.