FAJAR, JAKARTA – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini menerima kabar gembira terkait penyaluran bantuan sosial. Pemerintah mulai mencairkan saldo BPNT susulan senilai Rp600 ribu.
Selain bantuan tunai, KPM juga menerima undangan pengambilan beras 20 kg. Segera cek saldo di ATM BNI atau aplikasi mobile banking Anda.
Penyaluran bantuan BPNT tahap susulan terpantau masif dilakukan oleh Bank BNI. Dana tersebut diterima oleh pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baik terbitan lama maupun baru.
Meskipun mutasi rekening terkadang menampilkan kode yang berbeda, dana tersebut dipastikan merupakan alokasi BPNT bagi warga yang sebelumnya sempat tertunda.
Penyaluran ini mencakup berbagai wilayah strategis di Indonesia, seperti Malang, Bandung Barat, hingga Jakarta Barat.
Pemerintah menegaskan bahwa dana bantuan ini wajib digunakan untuk kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk barang tidak produktif seperti rokok atau minuman keras.
Distribusi Bantuan Beras
Selain bantuan uang tunai, pemerintah kini tengah mendistribusikan surat undangan bantuan pangan non-tunai. Bantuan tersebut berupa paket beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter bagi para KPM terpilih.
Fokus distribusi saat ini diutamakan untuk wilayah Indonesia Timur, disusul wilayah Tengah dan Barat.
Daftar Wilayah Prioritas Distribusi:
Wilayah Timur: Papua Barat, Jayapura, Manokwari, Maluku Utara, hingga Pulau Seram.
Wilayah Tengah dan Barat: Yogyakarta, Kabupaten Tangerang, NTT, serta NTB.
Imbauan Penting bagi KPM
Pemerintah mengimbau seluruh KPM untuk segera melakukan pengecekan status rekening masing-masing.
Dana yang telah masuk ke rekening harus segera ditarik dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok agar tidak dianggap sebagai dana tidak terserap oleh negara.
Bagi penerima yang telah mendapatkan surat undangan bantuan beras, simpanlah dokumen tersebut dengan baik.
Pengambilan paket sembako hanya dapat dilakukan di lokasi resmi, seperti Kantor Pos atau Balai Desa, sesuai dengan jadwal yang tertera pada undangan. (*)




