Gaspol Goes to Campus: Mahasiswa Dulu Diculik, Sekarang Dipentung Kok Cengeng?

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, bicara mengenai kondisi pergerakan mahasiswa saat ini yang menurutnya berbeda dengan saat dia berkuliah dulu saat masa rezim Orde Baru.

Menurut Aria, mahasiswa sekarang cenderung lebih sensitif terhadap tindakan represif aparat saat demonstrasi, berbeda dengan pengalaman yang ia rasakan pada masa lalu.

“Ini (mahasiswa sekarang) cengeng banget waduh sekarang baru demo kemudian dipentungi direpresif lah, lah dulu diculik,” kata Aria Bima dalam Gaspol Goes to Campus di FISIP UNS yang tayang di YouTube Kompas.com, Sabtu (7/3).

Baca juga: Pengeroyokan Mahasiswa Undip, Komisi X Desak Evaluasi Aturan Pencegahan Kekerasan

Ia menilai perbedaan tersebut berkaitan dengan pola pikir sebagian mahasiswa yang dinilai belum matang. Menurutnya, kondisi itu juga tercermin dari lemahnya kemampuan berpikir kritis.

“Karena mahasiswa banyak yang nggak ngerti tujuannya mau jadi apa, sehingga mereka juga tidak kritis dengan dirinya sendiri,” katanya.

Dalam acara Live Podcast yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS), Bima juga menyinggung bahwa kampus seharusnya tetap menjadi ruang kritis yang tidak bergantung pada kondisi politik yang sedang berlangsung.

Baca juga: 500 Mahasiswa UI Bersiap Demo di Mabes Polri, Kritik Berulangnya Kekerasan Polisi

Menurut dia, posisi dunia kampus tidak seharusnya terpengaruh oleh apakah pemerintah sedang menjalankan pemerintahan secara demokratis ataupun represif.

Ia menilai kampus justru harus tetap tampil sebagai kekuatan intelektual yang mampu menjadi penyeimbang dalam kehidupan politik.

“Kalau pemerintah mau demokratis mau represif saya melihat kampus tidak terkonek sama saja posisinya,” kata Bima.

Ia menambahkan dalam situasi apa pun, baik ketika pemerintah dinilai benar maupun salah, dunia kampus semestinya tetap menjadi pusat lahirnya gagasan kritis.

Baca juga: Kapolri Janji Beri Ruang untuk Suara Kritis dari Mahasiswa dan Pemuda

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Jadi mau pemerintah ini benar mau pemerintah ini salah mau dunia politik ini represif fasis otoritarian dunia kampus lah menjadi rising star,” ujar Bima.

Lalu bagaimana keseruan dialog bersama Aria Bima dan teman-teman UNS? simak lengkapnya dalam Gaspol Goes to Campus yang tayang malam ini pukul 20.00 WIB hanya di YouTube Kompas.com.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Jelaskan soal Stok BBM 21 Hari, Minta Masyarakat Tetap Tenang
• 17 jam laludetik.com
thumb
Kadin Nilai Program MBG Berpotensi Ciptakan Pasar Baru Sektor Pangan
• 22 jam laludisway.id
thumb
FAM Masih Kecewa dengan Putusan CAS atas Kasus Dokumen Bodong Pemain Timnas Malaysia, Akan Tempuh Langkah Selanjutnya
• 4 jam lalubola.com
thumb
Persib Percaya Diri Jelang Lawan Persik Kediri, Bojan Hodak: Di GBLA Wajib Tiga Poin
• 23 jam lalubola.com
thumb
Timnas Indonesia Kena Imbas Perang Iran, Pemain Naturalisasi Terancam Batal Ikut FIFA Series 2026?
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.