JAKARTA, KOMPAS.com - Tiket kereta api untuk perjalanan mudik Lebaran dari Jakarta tersisa 476.191 kursi, Sabtu (7/3/2026).
Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tingginya minat masyarakat untuk mudik menggunakan kereta terlihat dari penjualan tiket yang terus meningkat sejak awal Maret. Masa angkutan Lebaran dari 11 Maret sampai 1 April 2026.
Selama periode tersebut, keberangkatan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen menyediakan total 1.076.196 tempat duduk.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 617.752 tiket telah terjual atau dipesan oleh masyarakat,” kata Franoto dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: Antusiasme Warga Mudik Lebih Awal demi Hindari Kepadatan Jelang Lebaran
Franoto menjelaskan, jika dilihat berdasarkan periode keberangkatan, jumlah kursi yang tersedia semakin terbatas pada masa menjelang Lebaran.
Untuk keberangkatan pada periode 11–20 Maret 2026, sisa kursi tercatat sekitar 84.499 tempat duduk.
Sementara khusus tanggal 21–22 Maret, jumlah kursi yang masih tersedia hanya sekitar 23.395 tempat duduk.
“Untuk keberangkatan setelah Lebaran, yakni 23 Maret sampai 1 April, ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, yaitu sekitar 368.249 kursi,” ujar Franoto.
Ia menambahkan, periode penjualan tertinggi terjadi pada masa pra-Lebaran atau mudik, yakni 11–20 Maret 2026.
Pada periode tersebut, tercatat sebanyak 419.409 tiket telah terjual atau dipesan masyarakat.
Beberapa tanggal bahkan hampir mencapai kapasitas penuh.
Baca juga: Cerita Penumpang War Tiket Kereta Lebaran, Berkali-kali Gagal hingga Akhirnya Dapat
Penjualan tertinggi tercatat pada 18 Maret dengan 49.037 tiket terjual, disusul 19 Maret sebanyak 48.260 tiket, 17 Maret sebanyak 47.934 tiket, serta 16 Maret sebanyak 47.152 tiket.
Pada periode tersebut, sisa tempat duduk juga tercatat paling rendah.
Untuk keberangkatan 18 Maret misalnya, hanya tersisa 2.450 kursi, sementara 20 Maret tersisa 2.843 kursi dan 19 Maret tersisa 3.002 kursi.